Magelang saat Lebaran itu punya suasana yang khas. Jalanan cenderung lebih hidup, banyak keluarga datang dari luar kota, dan ritmenya terasa lebih pelan—kayak semua orang lagi “ambil napas” setelah rutinitas panjang. Di momen seperti ini, urusan makan sering jadi agenda utama: bukan sekadar kenyang, tapi juga tempat untuk ngobrol panjang, ketemu saudara, dan bikin kenangan kecil yang nanti jadi cerita.
Kalau kamu lagi cari tempat makan keluarga saat Lebaran yang suasananya enak buat ngumpul, aku mau cerita tentang pengalaman makan di Kedai Bukit Rhema—lokasinya masih satu kawasan dengan wisata Bukit Rhema (yang banyak orang kenal sebagai “Gereja Ayam”), dekat Borobudur.
Kenapa urusan tempat makan keluarga saat lebaran itu penting
Lebaran itu bukan cuma soal menu. Yang sering jadi tantangan justru: cari tempat yang bisa menampung rombongan, suasananya nyaman, dan nggak bikin kita tegang karena terlalu ramai atau terlalu sempit. Apalagi kalau bawa orang tua, anak kecil, atau keluarga besar yang butuh area duduk lebih lega.
Di situ aku merasa Kedai Bukit Rhema cocok jadi pilihan “aman”: tempatnya terasa santai, pemandangannya menenangkan, dan suasananya mendukung buat ngobrol lama tanpa merasa dikejar-kejar.
Baca juga : Menu Buka Bersama di Kedai Bukit Rhema Magelang yang Nyaman Buat Rame-rame Tahun 2026
Menu apa saja yang bisa kamu pesan di Kedai Bukit Rhema?
Aku selalu percaya, menu yang enak untuk keluarga itu bukan yang “unik banget”, tapi yang bisa dinikmati lintas usia dan gampang dipilih bareng-bareng. Di Kedai Bukit Rhema, pilihan menunya cukup beragam untuk kebutuhan makan keluarga, dari yang berkuah, bakaran, sampai menu yang cenderung ringan.

Lihat Lokasi :
Menu utama yang biasanya jadi pilihan keluarga
Kalau datang rame-rame, aku biasanya menyarankan pilih menu yang “ramah semua selera”:
- Menu ayam (biasanya jadi penyelamat karena anak-anak dan orang tua cenderung cocok)
- Olahan ikan buat yang pengin rasa lebih ringan
- Menu berkuah untuk yang suka hangat-hangat (apalagi kalau habis perjalanan)
Menu pendamping yang bikin makan bareng terasa lengkap
Selain menu utama, ada juga pilihan pendamping yang bikin satu meja terasa “ramai”:
- Sayur dan lauk pelengkap yang bisa dibagi
- Minuman segar (ini penting kalau datang siang)
- Camilan/penutup untuk menutup sesi ngobrol dengan manis
Yang aku suka, kamu nggak perlu “mengerti makanan kekinian” untuk bisa pesan. Tinggal lihat preferensi keluarga: mau yang gurih, berkuah, atau lebih ringan.

Kapan waktu yang tepat untuk makan di Kedai Bukit Rhema?
Ini bagian yang sering luput: waktu datang bisa menentukan pengalaman. Karena Lebaran biasanya ramai, aku punya beberapa patokan sederhana.
Pagi menjelang siang: enak untuk start hari yang santai
Kalau keluargamu tipe yang suka jalan pagi, lalu cari tempat makan sebelum ramai, datang agak awal itu enak. Suasananya biasanya masih lebih adem, cocok untuk keluarga yang pengin ngobrol tanpa terburu-buru.
Siang hari: cocok kalau kamu habis keliling Borobudur atau sekitarnya
Siang itu jam “paling banyak orang lapar”, jadi wajar kalau lebih ramai. Tapi kalau kamu memang lagi wisata keluarga, waktu siang tetap masuk akal—asal kamu siap dengan suasana yang lebih hidup.
Sore menjelang malam: suasana lebih tenang, cocok untuk quality time
Kalau aku pribadi suka datang sore, karena suasananya cenderung lebih menenangkan. Cahaya mulai lembut, obrolan terasa lebih panjang, dan energinya pas untuk penutup hari.
Kalau targetmu adalah tempat makan keluarga saat Lebaran yang terasa nyaman, coba atur datang di jam yang nggak terlalu “puncak” supaya pengalamanmu lebih enak.
Mengapa aku memilih makan di Kedai Bukit Rhema?
Aku datang bukan karena ingin “mencari yang viral”. Aku memilih karena tiga hal yang sederhana, tapi terasa penting saat Lebaran:
1) Suasananya membantu kita benar-benar hadir
Lebaran itu sering terasa cepat: dari rumah satu ke rumah lain, dari salam-salaman ke makan lagi. Di Kedai Bukit Rhema, suasananya bikin aku dan keluarga bisa duduk lebih lama, ngobrol lebih pelan, dan benar-benar menikmati momen.
2) Cocok untuk keluarga dengan kebutuhan yang beda-beda
Di satu rombongan, biasanya ada yang pengin makan berat, ada yang maunya ringan, ada yang pilih menu aman. Tempat yang punya variasi menu dan tempat duduk yang nyaman itu terasa sangat membantu.
3) Lokasinya nyambung dengan aktivitas wisata
Kalau keluargamu juga merencanakan jalan-jalan di sekitar Borobudur, rasanya praktis: habis wisata, langsung makan tanpa perlu muter jauh. Ini tipe rute yang bikin Lebaran terasa lebih ringan.
Bagaimana cara reservasi untuk acara keluarga?
Kalau kamu datang berdua atau bertiga, biasanya masih bisa lebih fleksibel. Tapi kalau kamu bawa keluarga besar—apalagi saat Lebaran—reservasi itu penyelamat, supaya nggak datang dengan harapan kosong.
Cara simpel yang biasa aku lakukan
- Tentukan dulu jumlah orang dan jam datang yang kamu incar
- Siapkan opsi: mau duduk satu meja panjang atau beberapa meja (kadang ini lebih realistis)
- Hubungi pihak kedai untuk konfirmasi ketersediaan tempat, terutama kalau kamu punya kebutuhan khusus (misalnya bawa lansia, anak kecil, atau ingin area yang lebih tenang)
Tips kecil: saat reservasi, sebutkan apakah kamu datang untuk “makan keluarga” atau “acara kumpul” supaya mereka bisa membantu menyiapkan tata duduk yang lebih pas.
Siapa saja yang bisa berkunjung selain keluarga?
Walaupun konteksnya Lebaran dan keluarga, tempat ini juga enak untuk beberapa tipe pengunjung lain:
Teman-teman yang lagi liburan di Magelang
Kalau kamu datang bareng teman sekantor atau teman lama yang mudik, ini cocok untuk “catch up” tanpa suasana yang terlalu formal.
Pasangan yang pengin suasana lebih tenang
Buat yang pengin ngobrol pelan, sore hari biasanya jadi momen yang pas.
Rombongan kecil komunitas atau rekan kerja
Kadang setelah Lebaran, ada agenda kumpul kecil. Tempat yang punya suasana santai biasanya membantu semua orang merasa lebih nyaman.
Intinya, meskipun aku menyebutnya sebagai tempat makan keluarga saat Lebaran, suasananya tetap cocok untuk banyak jenis kunjungan—asal kamu menyesuaikan waktu datangnya.
Di mana letak Kedai Bukit Rhema?
Kedai Bukit Rhema berada di kawasan Bukit Rhema, Magelang—area yang juga dikenal sebagai salah satu destinasi wisata dekat Borobudur. Dari sisi konteks perjalanan, tempat ini sering “nyambung” dengan agenda wisata keluarga: habis dari Borobudur, atau sekalian main ke area Bukit Rhema, lalu makan bersama.
Kalau kamu menargetkan tempat makan yang sekaligus bisa jadi bagian dari itinerary Lebaran di Magelang, lokasinya terasa masuk akal.
Apakah Kedai Bukit Rhema cocok untuk makan keluarga besar saat Lebaran?
Cocok, terutama jika kamu datang bersama rombongan dan ingin duduk lebih nyaman. Supaya lebih aman saat periode ramai Lebaran, sebaiknya lakukan reservasi lebih dulu.
Kapan waktu terbaik berkunjung ke Kedai Bukit Rhema saat Lebaran agar tidak terlalu ramai?
Umumnya lebih nyaman datang lebih awal (menjelang siang) atau sore menjelang malam. Siang hari cenderung lebih ramai karena jam makan utama.
Bagaimana cara reservasi untuk acara keluarga atau rombongan di Kedai Bukit Rhema?
Siapkan info dasar: tanggal, jam kedatangan, jumlah orang, dan kebutuhan khusus (misalnya lansia/anak kecil/ingin area lebih tenang). Lalu hubungi pihak kedai untuk konfirmasi ketersediaan tempat dan pengaturan meja.
Menu seperti apa yang aman untuk keluarga dengan selera berbeda-beda?
Untuk rombongan keluarga, biasanya aman memilih kombinasi menu utama yang umum disukai (ayam/ikan/berkuah) ditambah menu pendamping agar bisa dinikmati bersama dan mudah dibagi per meja.
Di mana lokasi Kedai Bukit Rhema dan apakah dekat area wisata Borobudur?
Kedai Bukit Rhema berada di kawasan Bukit Rhema, Magelang, dan sering jadi pilihan singgah setelah aktivitas wisata di sekitar Borobudur karena lokasinya masih satu konteks perjalanan wisata area tersebut.
Supaya kamu nggak bingung, ini beberapa tips sederhana yang biasanya membantu:
- Kalau bawa keluarga besar, reservasi dari jauh-jauh waktu. Lebaran itu ramai, dan duduk bareng satu rombongan itu butuh persiapan.
- Pilih jam datang yang kamu inginkan suasananya. Mau tenang? datang lebih awal atau sore. Mau ramai meriah? siang juga oke.
- Pesan menu yang bisa dinikmati bareng. Menu “aman” + satu dua menu tambahan biasanya bikin satu meja terasa kompak.
- Sesuaikan dengan agenda wisata. Kalau kamu habis keliling, pilih waktu makan yang tidak mepet supaya semua orang bisa santai.
Kalau kamu sedang mencari tempat makan keluarga saat Lebaran di Magelang, Kedai Bukit Rhema bisa jadi opsi yang nyaman—terutama kalau kamu pengin suasana yang santai, mendukung untuk ngobrol lama, dan lokasinya nyambung dengan agenda wisata sekitar Borobudur. Buatku, tempat makan yang enak saat Lebaran itu bukan yang bikin kita “terkesan”, tapi yang bikin keluarga merasa rileks dan pulang dengan hati lebih hangat.
Kalau kamu mau, aku juga bisa bikinin versi yang lebih ringkas (untuk caption IG/FB) atau versi yang lebih storytelling (untuk blog) dengan gaya yang sama.
