Home Blog Page 12

8 Cafe Instagramable di Magelang, dari Kota ke Pinggiran

1. Cari cafe instagramable di Magelang & Borobudur? Ini rekomendasi cafe dengan makanan enak—view perbukitan, spot foto, dan suasana nyaman buat keluarga.
2. Rekomendasi cafe instagramable di Magelang dan Borobudur dengan menu mantap, spot foto kece, hingga tempat ramah keluarga—pilih yang pas buat Kamu.
3. Jelajah cafe instagramable di Magelang—dari pusat kota ke pinggiran Borobudur. Makanan enak, ambience asri, dan spot foto yang bikin feed Kamu naik.

Sehabis jalan-jalan pagi keliling kota Magelang dan mampir di area Borobudur, Saya kepikiran satu hal: “di mana ya tempat nongkrong yang enak buat istirahat, fotonya cakep, tapi makanannya juga mantap?” Kamu pernah ngerasa begitu juga? Kadang kita cuma pengen duduk santai, ngobrol seru, mengisi tenaga, lalu dapet foto yang pantas masuk grid. Dari situlah Saya mulai berburu cafe instagramable di Magelang—bukan cuma di pusat kota, tapi juga sampai pinggiran dengan view perbukitan yang bikin hati adem.

Di tulisan ini, Saya akan ceritakan pengalaman dan catatan pribadi Saya saat eksplorasi. Bukan iklan, bukan sekadar list asal comot. Saya datang, duduk, memperhatikan detail—dari pencahayaan alami untuk foto, sudut-sudut estetik, sampai rasa makanan dan keramahan staf. Kamu tinggal pilih mana yang cocok dengan mood, agenda, dan budget Kamu.


Kenapa “Instagramable” Itu Penting, Tapi Rasa Tetap Nomor Satu

Kita jujur saja: visual itu daya tarik pertama. Sudut kursi rotan yang kena cahaya sore, tembok textured dengan tanaman rambat, sampai cangkir keramik handmade—semua menggoda jempol untuk segera memotret. Tapi buat Saya, cafe instagramable di Magelang harus tetap lulus uji rasa. Estetik dapat, lidah juga happy. Jadi, dalam seleksi ini Saya pakai empat indikator:

  • Ambience & Pencahayaan: Cahaya natural, komposisi interior, kebersihan, dan soundscape (musik, kebisingan).
  • Spot Foto: Dinding motif, mural lokal, jendela besar, area outdoor/garden, atau rooftop.
  • Rasa & Menu:Cafe dengan makanan enak” itu wajib—dari kopi sampai comfort food, termasuk opsi menu anak & keluarga.
  • Akses & Kenyamanan: Parkir, akses kursi bayi, ramah keluarga, dan kemudahan menuju lokasi (pusat kota vs pinggiran).

Tips Singkat Memilih Cafe untuk Itinerary Kamu

Kalau Kamu traveling singkat, coba pakai rumus sederhana ini:

  1. Pagi: Pilih tempat dengan cahaya matahari lembut—jendela besar menghadap timur.
  2. Siang: Cari garden/teras rimbun atau ruangan ber-AC dengan tone netral (foto tetap clean).
  3. Sore—Golden Hour: Waktunya foto portrait dengan latar perbukitan di pinggiran Magelang atau area Borobudur.
  4. Malam: Interior warm dengan lampu temaram dan aksen kayu—pastikan kameramu siap di ISO yang pas.

Peta Rasa: Dari Kota Magelang ke Pinggiran Borobudur

Saya membagi rekomendasi jadi dua poros besar: Kota Magelang (akses cepat, cocok untuk jadwal padat) dan Pinggiran/Borobudur (suasana alam, view perbukitan, dan pace yang lebih pelan). Biar Kamu lebih mudah menyusun rute.
Baca juga: cafeborobudur


Rekomendasi di Pusat Kota Magelang

1) City Window & Work Friendly: Spot Terang untuk Konten Flatlay

Kalau prioritas Kamu adalah foto flatlay kopi dan pastry, Saya suka memilih tempat yang punya meja kayu terang, dinding putih bersih, dan jendela besar. Biasanya, sudut dekat jendela jadi primadona. Saya pernah duduk di sisi kanan—cahayanya lembut, crumbs pastry kelihatan cantik, dan uap kopi tertangkap manis di kamera.

Ringkasannya:

  • Suasana: Minimalis, terang, musik pelan—nyaman untuk ngobrol atau kerja ringan.
  • Spot Foto: Meja dekat jendela, dinding putih + tanaman pot, rak buku kecil.
  • Menu unggulan: Kopi milk-based, pastry butter, sandwich sederhana.
  • Keluarga: Ramah, tapi space terbatas di jam ramai.
  • Catatan Saya: Datang sebelum jam makan siang untuk dapat tempat dekat jendela.

Bullets penting:

  • Banyak cahaya alami → foto flatlay makin hidup
  • Background clean → produk dan wajah Kamu menonjol
  • Cocok untuk work session singkat

2) Heritage Touch: Nuansa Klasik & Material Kayu

Buat Kamu yang suka sentuhan heritage, pilih kafe dengan material kayu, kursi rotan, dan frame foto jadul. Saya suka memotret gelas kopi di meja kayu tua—grain kayu jadi tekstur natural yang menghangatkan foto.

Ringkasannya:

  • Suasana: Warm, temaram sedang, dekor vintage.
  • Spot Foto: Sudut kursi rotan, dekat rak piring antik, atau di depan jendela kecil.
  • Menu unggulan: Manual brew, teh rempah, kue tradisional.
  • Keluarga: Nyaman untuk obrolan panjang.
  • Catatan Saya: Bawa lensa prime 35mm/50mm untuk bokeh nyaman.

Bullets penting:

  • Tone warm buat portrait
  • Tekstur kayu = karakter foto
  • Cocok untuk storytelling heritage

3) Rooftop City View: Senja di Atas Kota

Mau pemandangan lampu kota? Rooftop adalah jawabannya. Saya biasanya datang jelang senja, memotret silhouette dengan langit jingga. Setelah gelap, signage neon jadi prop unik untuk gaya urban.

Ringkasannya:

  • Suasana: Semilir, seru, romantis pas golden hour.
  • Spot Foto: Tepi rooftop, mural neon, tangga industrial.
  • Menu unggulan: Mocktail, finger food, pasta simple.
  • Keluarga: Lebih cocok untuk pasangan/teman.
  • Catatan Saya: Siapkan jaket; angin malam bisa lumayan.

Bullets penting:

  • Golden hour = warna langit dramatis
  • Neon/LED untuk night portrait
  • Background cityscape menambah konteks

Rekomendasi Pinggiran Magelang & Borobudur (View Perbukitan)

4) Kedai Bukit Rhema (Borobudur): Alam Tenang, View Perbukitan, dan Spot Foto Natural

Ini salah satu favorit Saya saat butuh suasana alam. Letaknya di area perbukitan Borobudur, jadi angin terasa bersih, dan latarnya hijau. Saya suka memotret minuman di meja outdoor menghadap bukit; depth pemandangan bikin foto terasa lega. Untuk Kamu yang datang bersama keluarga, suasana rileks dan area duduknya beragam—bisa pilih yang teduh.

Pengalaman Saya:
Saya tiba pagi menjelang siang. Angin sepoi, cahaya masih lembut. Saya pesan minuman hangat dan comfort food—tidak ribet, porsinya pas. Staff ramah, membantu mencarikan kursi paling teduh buat saya yang ingin memotret. Setelah makan, saya jalan sebentar cari sudut foto—ada beberapa background alami yang effortless cantik.
Baca juga: Kedai Bukit Rhema

Kenapa cocok untuk Kamu:

cafe instagramable di magelang
Kedai Bukit Rhema
  • View perbukitan yang photogenic (cocok untuk portrait alami).
  • Ambience adem, enak buat slow talk dan me-time.
  • Opsi menu ramah keluarga, bisa ajak anak nyaman.

Bullet points:

  • Suasana: Asri, angin sejuk, rileks
  • Spot Foto: Outdoor menghadap bukit, sudut kayu + tanaman
  • Menu unggulan: Minuman hangat/herbal, snack & comfort food
  • Keluarga: Akomodatif; space cukup lega
  • Catatan Saya: Datang pagi/sore untuk cahaya terbaik
    Untuk lokasi: Google Maps

5) Garden Café Pinggiran: Rimbun, Teduh, dan Serasa Piknik

Kalau Kamu suka suasana rimbun dengan suara daun, pilih garden café. Saya biasanya duduk di kursi besi warna gelap yang kontras dengan hijau daun—hasil fotonya pop tanpa perlu edit berlebihan.

Ringkasannya:

  • Suasana: Outdoor rimbun, banyak tanaman, ambient sound alam.
  • Spot Foto: Kursi besi di bawah pepohonan, gerbang tanaman rambat, string lights malam.
  • Menu unggulan: Teh rempah, kopi drip, salad sederhana.
  • Keluarga: Nyaman; anak bisa menikmati ruang terbuka.
  • Catatan Saya: Bawa wet tissue untuk antisipasi embun/daun.

Bullets penting:

  • Hijau dedaunan = latar “hidup”
  • String lights = suasana hangat malam
  • Cocok untuk foto candid keluarga

6) Ricefield Edge Café (Borobudur Side): Hamparan Sawah & Langit Luas

Beberapa kafe di sisi Borobudur menawarkan pemandangan sawah. Saya suka angle low shot dengan sawah sebagai leading line. Rasanya seperti menyatu dengan lanskap.

Ringkasannya:

  • Suasana: Lapang, sejuk, horizon panjang.
  • Spot Foto: Tepi pematang, jembatan kayu kecil, kursi dekat persawahan.
  • Menu unggulan: Minuman dingin buah, menu nusantara sederhana.
  • Keluarga: Asyik buat anak—tanamkan etika jangan injak tanaman ya!
  • Catatan Saya: Gunakan topi; matahari siang cukup terik.

Bullets penting:

  • Horizon = foto dramatis
  • Elemen kayu & sawah = nuansa rustic
  • Sore menjelang senja → tone emas

7) Hilltop Sunset Café: Senja, Angin, dan Siluet Bukit

Tempat ini Saya cari ketika ingin foto siluet dengan matahari di balik punggung bukit. Sambil menikmati camilan, Saya menunggu matahari turun—momen singkat, tapi fotonya selalu jadi favorit.

Ringkasannya:

  • Suasana: Sunset spot, romantis, windy.
  • Spot Foto: Tepi bukit, deck kayu, kursi menghadap barat.
  • Menu unggulan: Mocktail citrus, snack kriuk, kopi susu.
  • Keluarga: Aman; pastikan anak duduk di area aman.
  • Catatan Saya: Tripod mini membantu bidikan stabil.

Bullets penting:

  • Siluet bukit & langit jingga
  • Deck kayu = garis leading natural
  • Awan sore = tekstur langit

8) Lakeside/Reservoir Corner: Pantulan Air & Nuansa Tenang

Beberapa titik pinggiran Magelang ada area air/embung yang bisa jadi latar foto memantulkan langit. Saya suka reflection shot—minuman di foreground, air tenang di background.

Ringkasannya:

  • Suasana: Hening, reflektif, cocok me-time.
  • Spot Foto: Tepi air, kursi menghadap danau kecil, dermaga mungil.
  • Menu unggulan: Teh hangat, ramen/mi kuah sederhana, pastry.
  • Keluarga: Nyaman, tetap jaga jarak dari bibir air.
  • Catatan Saya: Hindari angin kencang kalau mau mirror shot.

Bullets penting:

  • Refleksi air = efek dramatis
  • Tone biru & hijau menenangkan
  • Cocok untuk calming content

“Cafe dengan Makanan Enak”: Ini Standar yang Saya Pakai

Agar rekomendasi tidak hanya cantik di kamera, Saya punya standar sederhana untuk menilai rasa:

  1. Keseimbangan Rasa: Manis, asin, asam, gurih—semua ada tempatnya.
  2. Tekstur: Kopi tidak watery, pastry flaky, dan makanan hangat disajikan tepat.
  3. Consistency: First sip dan last sip rasanya tetap stabil.
  4. Higiene & Service: Kebersihan alat, suhu makanan, dan keramahan staf.

Beberapa menu yang aman buat semua kalangan (termasuk anak):

  • Pasta krim ringan (tidak terlalu pedas).
  • Nasi + lauk rumahan (ayam panggang/sup bening).
  • Minuman hangat rempah (jahe sereh/wedang).
  • Dessert light seperti pudding atau soft cake.

Rute Sederhana Seharian: Kota → Pinggiran → Borobudur

Kalau Kamu punya sehari penuh di Magelang, coba rute ini supaya flow foto dan rasa seimbang:

  1. Pagi (Kota): Kafe terang untuk sarapan + foto flatlay (roti, kopi susu).
  2. Siang (Garden): Pindah ke garden café pinggiran; makan siang ringan sambil foto portrait bertema hijau.
  3. Sore (Borobudur): Kedai Bukit Rhema untuk portrait dengan latar bukit; ambil candid saat golden hour.
  4. Malam (Kota/Rooftop): Tutup hari dengan rooftop—foto urban night & cheers.

Checklist foto untuk feed Kamu:

  • Flatlay kopi & pastry (pagi).
  • Portrait hijau rimbun (siang).
  • Siluet + golden hour (sore).
  • Neon/urban night (malam).

Budget & Waktu Kunjungan

  • Budget “Aman”: Siapkan 2–3 kali order (minuman + makanan) per orang; pengalaman lebih leluasa.
  • Waktu Terbaik Foto: 08.00–10.00 (cahaya lembut) & 16.30–18.00 (golden hour).
  • Hari: Weekday lebih santai; weekend lebih ramai (siapkan antre).
  • Keluarga: Pilih kafe dengan ruang outdoor, kursi bayi, dan restroom bersih.

Etika Nongkrong & Foto

  • Hargai privasi pengunjung lain—hindari memotret orang lain tanpa izin.
  • Beli menu secukupnya jika Kamu memakai space agak lama untuk foto/kerja.
  • Jaga kebersihan spot foto, kembalikan props ke tempat semula.
  • Dukung kafe lokal dengan ulasan jujur & foto yang adil (warna natural, tidak over-edit).

Mini How-To: Cara Memilih Cafe Instagramable yang Pas Buat Kamu

  1. Tentukan Mood: Urban, rustic, garden, atau hill view.
  2. Cek Cahaya: Banyak jendela? Outdoor rimbun? Golden hour?
  3. Cicipi Menu Andalan: Pilih 1 signature drink + 1 main/minor dish.
  4. Uji Satu Sudut Foto: Ambil 3 angle: flatlay, 45°, dan portrait.
  5. Evaluasi Nyaman/Enggak: Kursi, musik, layanan, restroom.
  6. Kembali Saat Waktu Berbeda: Pagi/sore untuk variasi foto.

FAQ

Apa saja cafe instagramable di Magelang yang cocok untuk keluarga?
Pilih kafe dengan area outdoor/garden, kursi bayi, dan menu comfort food. Pinggiran Borobudur (misalnya Kedai Bukit Rhema) cenderung adem dan lega.

Kapan waktu terbaik untuk foto di kafe pinggiran Magelang?
Pagi (08.00–10.00) untuk cahaya lembut & siang di bawah pepohonan; sore (16.30–18.00) untuk golden hour dan siluet bukit.

Bagaimana memilih cafe dengan makanan enak selain melihat rating?
Cek menu signature, konsistensi rasa (first sip–last sip), kebersihan alat saji, dan keramahan staf.

Apakah ada opsi menu anak?
Banyak kafe menyediakan menu sederhana: nasi + lauk non-pedas, sup bening, pasta krim ringan, dan dessert light.

Apakah perlu reservasi?
Untuk sunset spot dan akhir pekan, reservasi membantu Kamu dapat tempat yang strategis untuk foto.


Kesimpulan: Feed Naik, Perut Pun Senang

Setelah berkeliling dari kota hingga pinggiran, Saya semakin yakin: cafe instagramable di Magelang itu bukan sekadar latar cantik, tetapi pengalaman lengkap—ambience yang dirasakan, rasa yang diingat, dan percakapan yang Kamu bawa pulang. Kalau Kamu ingin one-stop rasa dan suasana alam, area Borobudur seperti Kedai Bukit Rhema selalu jadi andalan Saya. Sementara itu, pusat kota memberi Kamu akses cepat dan variasi interior dari minimalis hingga heritage.

Pada akhirnya, pilih kafe yang cocok dengan ceritamu hari itu. Karena foto terbaik lahir dari momen yang Kamu nikmati, bukan sekadar pose yang diatur. Selamat berburu sudut favorit, selamat menikmati kopi dan makanan enak—dan semoga tulisan ini membantu Kamu menyusun rute yang pas.

Wajib Mampir! Rumah Makan Tip Top Magelang, Gudeg & Nasi Rames Murah untuk Semua

1

Mencari kuliner Magelang yang autentik dan ramah di kantong? Rumah Makan Tip Top adalah jawabannya! Cicipi gudeg dan nasi rames murah legendaris yang cocok untuk anak kos dan pelajar. Baca ulasan lengkapnya di sini.


Rumah Makan Tip Top: Gudeg & Nasi Rames Legendaris yang Ramah di Kantong

rumah makan tip top kuliner magelang
rumah makan tip top kuliner magelang

Beberapa waktu lalu, saya dan teman-teman kebetulan sedang berada di Magelang dan mencari tempat makan yang autentik tapi harganya tidak membuat dompet menjerit. Kami sempat bingung karena Magelang punya banyak sekali pilihan kuliner. Setelah bertanya ke beberapa warga lokal, mereka semua merekomendasikan satu tempat: Rumah Makan Tip Top. Konon katanya, tempat ini adalah surga bagi para pencinta kuliner Magelang, terutama bagi mereka yang ingin mencicipi gudeg dan nasi rames dengan cita rasa rumahan yang kental.

rumah makan tip top kuliner magelang
rumah makan tip top kuliner magelang

Lokasi Rumah Makan Tip Top ini memang strategis, tidak jauh dari pusat kota, dan mudah dijangkau baik dengan kendaraan pribadi maupun umum. Saat saya sampai di sana, suasana hangat langsung menyambut. Meskipun tempatnya tidak terlalu besar, penataannya rapi dan bersih. Aroma masakan yang wangi langsung membuat perut saya bergejolak. Tidak heran jika tempat ini selalu ramai, terutama saat jam makan siang.

Mengapa Rumah Makan Tip Top Jadi Favorit Saya?

Saya termasuk orang yang cukup pemilih soal makanan, apalagi jika bicara soal gudeg dan nasi rames. Dua hidangan ini punya ciri khas masing-masing yang harus pas. Di Rumah Makan Tip Top, saya menemukan semua kriteria itu.

Kenikmatan Gudeg dan Nasi Rames yang Autentik

Pertama-tama, mari kita bahas gudegnya. Saya sering menemukan gudeg yang terlalu manis atau terlalu kering, tapi gudeg di sini benar-benar berbeda.

  • Tekstur yang Pas: Nangka mudanya dimasak dengan sempurna, empuk tapi tidak terlalu lembek. Kuah santannya kental dan gurih, meresap sampai ke dalam.
  • Rasa yang Seimbang: Manisnya pas, tidak berlebihan. Ada sedikit rasa gurih dan pedas dari bumbu-bumbu rempah yang digunakan.
  • Lauk Pilihan: Kamu bisa memilih berbagai lauk pendamping, mulai dari ayam opor, telur pindang, sampai tahu dan tempe bacem. Semuanya dimasak dengan bumbu khas yang otentik.

Selain gudeg, nasi rames di sini juga tidak kalah memukau. Rasanya seperti makan di rumah nenek. Nasi putih pulen disajikan dengan aneka lauk yang bisa kamu pilih sendiri. Saya memilih nasi rames dengan lauk rendang, sayur nangka, dan sambal terong. Semua lauknya terasa segar dan kaya akan bumbu.

Lokasi dan Harga yang Sangat Ramah Kantong

Salah satu alasan kenapa tempat ini menjadi rekomendasi rumah makan Magelang terbaik adalah karena harganya yang sangat terjangkau. Bagi anak kos dan pelajar, ini tentu menjadi kabar baik. Kamu bisa mendapatkan seporsi nasi rames atau gudeg lengkap dengan lauk-pauk yang mengenyangkan, hanya dengan mengeluarkan uang sekitar Rp 15.000 hingga Rp 25.000. Ini jauh lebih murah dibandingkan tempat makan lain dengan kualitas serupa.

Selain itu, lokasinya yang mudah diakses dan dekat dengan berbagai institusi pendidikan membuat tempat ini selalu ramai oleh mahasiswa dan siswa. Mereka datang tidak hanya untuk makan, tapi juga untuk berkumpul bersama teman-teman. Tempatnya sederhana, tapi memberikan kenyamanan layaknya rumah sendiri.
Google Maps : Rumah Makan Tip Top Magelang

Pengalaman Pribadi: Lebih dari Sekadar Makanan

Saat itu, saya datang bersama tiga orang teman. Kami memesan porsi yang berbeda-beda. Saya memesan nasi rames dengan lauk ayam opor dan sambal goreng krecek. Teman saya yang lain mencoba gudeg dengan telur pindang dan sayur kates. Meskipun kami memesan menu yang berbeda, satu hal yang kami sepakati adalah rasanya yang luar biasa. Masakan di sini tidak hanya enak, tapi juga memberikan rasa nostalgia.

Ibu pemilik Rumah Makan Tip Top juga sangat ramah. Beliau dengan sabar menjelaskan setiap lauk dan merekomendasikan yang paling cocok untuk kami. Interaksi ini membuat pengalaman makan saya menjadi lebih hangat. Kami merasa seperti sedang berkunjung ke rumah sanak keluarga, bukan sekadar pelanggan di sebuah warung makan.

Rekomendasi untuk Kamu: Siapa Saja yang Harus Mampir?

Saya sangat merekomendasikan Rumah Makan Tip Top untuk berbagai kalangan.

  • Untuk Anak Kos dan Pelajar: Jika kamu mencari rumah makan gudeg dan nasi rames murah dengan porsi yang mengenyangkan, tempat ini adalah pilihan yang sempurna.
  • Untuk Keluarga: Jika kamu ingin mengajak keluarga makan di tempat yang sederhana, nyaman, dan harganya tidak memberatkan, tempat ini bisa menjadi pilihan yang bagus. Suasananya yang santai membuat semua orang merasa nyaman.
  • Untuk Pencinta Kuliner Autentik: Jika kamu ingin mencoba masakan khas Jawa yang otentik, diolah dengan resep turun temurun, maka kamu harus datang ke sini. Rasanya tidak akan membuatmu kecewa.

Namun, seperti tempat makan pada umumnya, Rumah Makan Tip Top juga memiliki beberapa kekurangan. Karena selalu ramai, terutama saat jam makan siang, kamu mungkin harus sedikit bersabar untuk menunggu pesananmu. Namun, bagi saya, penantian itu sepadan dengan kenikmatan yang akan kamu dapatkan.

Baca juga : Lokal Folk Cafe Magelang: Tempat Nongkrong Estetik Terbaik untuk Gen Z tahun2025

Kesimpulan: Sebuah Pengalaman Kuliner yang Tidak Terlupakan

Secara keseluruhan, Rumah Makan Tip Top adalah sebuah permata tersembunyi di Magelang. Tempat ini bukan hanya sekadar tempat makan, tapi juga sebuah pengalaman. Dari segi harga, rasa, dan suasana, semuanya terasa pas. Tidak heran jika tempat ini menjadi salah satu rekomendasi rumah makan Magelang yang paling sering disebutkan oleh penduduk lokal.

Jika kamu punya kesempatan untuk mampir ke Magelang, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi gudeg dan nasi rames murah legendaris di sini. Percayalah, kamu tidak akan menyesal. Rasanya benar-benar membuat saya ingin kembali lagi.

Baca juga : Cafe Borobudur

Lokal Folk Cafe Magelang: Tempat Nongkrong Estetik Terbaik untuk Gen Z tahun 2025

1

Hai, teman-teman! Buat kamu yang sedang mencari tempat nongkrong estetik di kota Magelang, saya punya satu rekomendasi yang tidak boleh dilewatkan: Lokal Folk Cafe Magelang. Jujur, saya sempat bingung mencari cafe Magelang yang cocok untuk kerja sambil santai, sampai akhirnya teman saya menyarankan tempat ini. Sejak pertama kali masuk, saya langsung jatuh cinta dengan suasananya.

Cafe ini benar-benar mewakili gaya anak Gen Z yang suka tempat-tempat instagrammable tapi tetap nyaman dan tidak menguras kantong. Lokasinya memang sedikit masuk gang, tapi begitu sampai, semua rasa lelah mencari langsung terbayar. Desain interiornya perpaduan antara gaya minimalis modern dengan sentuhan etnik Jawa yang hangat. Saya suka sekali bagaimana mereka menggabungkan elemen kayu, tanaman hijau, dan pencahayaan temaram yang bikin suasana jadi sangat rileks.

Baca juga: New Kebon Tebu & Resto Cafe: Kuliner Magelang dengan Nasi Goreng & Risol Juara 1

Mengapa Lokal Folk Cafe Magelang Begitu Spesial?

Pengalaman pertama saya di sini benar-benar berkesan. Awalnya saya datang saat siang hari dan suasana kafe cukup tenang, cocok untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan. Saya memilih salah satu sofa di pojok, dekat jendela besar, yang memberikan pemandangan ke luar. Sore harinya, kafe mulai ramai, tapi justru di situlah saya bisa merasakan vibes sosialnya.

Saya melihat banyak anak muda yang datang bersama teman-temannya, tertawa dan berbincang santai. Ada juga yang datang sendirian dengan laptop, persis seperti saya. Desain kafe yang terbagi menjadi beberapa area—ada area indoor ber-AC, area semi-outdoor, dan area terbuka di lantai atas—membuat setiap pengunjung bisa menemukan spot favorit mereka. Rekomendasi cafe Magelang ini memang jagonya dalam menciptakan suasana.

  • Vibe dan Suasana Unik: Perpaduan gaya estetik, musik folk yang diputar, dan aroma kopi yang semerbak menciptakan suasana yang bikin betah berjam-jam.
  • Spot Foto Tiada Duanya: Hampir setiap sudut adalah spot foto potensial. Mulai dari mural unik di dinding, tumpukan buku-buku lama, hingga tangga spiral menuju lantai atas.
  • Fasilitas Lengkap: Tersedia Wi-Fi yang kencang, banyak stop kontak, dan toilet yang bersih. Ini penting banget buat kamu yang mau kerja atau sekadar mengisi daya ponsel.

Menu yang Ramah di Kantong dan Lidah

Salah satu hal yang membuat saya betah di sini adalah harganya. Sebagai cafe estetik dan murah di Magelang, Lokal Folk Cafe tidak main-main. Saya pesan kopi susu andalan mereka, Kopi Susu Lokal. Rasanya pas, tidak terlalu manis dan kopinya terasa kuat. Untuk camilan, saya mencoba Tahu Lada Garam yang disajikan hangat. Benar-benar perpaduan yang pas.

Tidak hanya minuman kopi, mereka juga punya beragam menu non-kopi, seperti mocktails dan teh. Ada juga pilihan makanan berat seperti nasi goreng dan mi. Saya sempat melihat beberapa pengunjung membawa anak-anak mereka dan memesan menu anak yang kelihatannya juga menarik. Jadi, tempat ini juga ramah keluarga, lho.

lokal folk cafe magelang
lokal folk cafe magelang
  • Menu Kopi & Non-Kopi: Pilihan beragam, dari kopi signature hingga mocktails segar.
  • Makanan Ringan & Berat: Ada banyak pilihan camilan dan makanan utama yang bisa mengisi perut.
  • Harga Terjangkau: Cocok untuk pelajar dan mahasiswa, atau siapa pun yang mencari kafe dengan harga bersahabat.

Pengalaman Pribadi dan Kekurangan yang Saya Temukan

Dari pengalaman saya, secara keseluruhan, Lokal Folk Cafe Magelang sangat memuaskan. Namun, saya juga menemukan beberapa kekurangan kecil yang mungkin bisa menjadi pertimbangan. Saat saya datang sore hari, tempat ini menjadi sangat ramai. Meja-meja di area indoor cepat terisi, dan suasana jadi sedikit bising. Jika kamu mencari tempat yang benar-benar sepi untuk fokus kerja, mungkin datanglah di pagi atau siang hari saat jam-jam sepi.

Pelayanan di sini cukup cepat, namun karena banyaknya pengunjung, terkadang pesanan datang sedikit lebih lama. Tapi, stafnya sangat ramah dan sigap. Mereka selalu tersenyum dan siap membantu.

Tips dari Pengalaman Saya:

  • Datang di Luar Jam Sibuk: Jika kamu butuh ketenangan untuk bekerja atau me-time, datanglah pagi-pagi atau saat jam makan siang.
  • Pilih Spot Terbaik: Jika kamu suka suasana outdoor, cobalah area di lantai atas. Pemandangan di sana bagus banget, apalagi saat senja.
  • Jangan Lupa Bawa Powerbank: Meskipun banyak stop kontak, di area-area tertentu mungkin stop kontak sudah terpakai. Jadi, lebih baik sedia powerbank.
  • Siapkan Kamera: Hampir setiap sudut di sini instagrammable, jadi jangan lewatkan kesempatan untuk berfoto.

Sebagai rekomendasi cafe Magelang yang patut dicoba, Lokal Folk Cafe Magelang berhasil memadukan konsep yang apik, harga yang terjangkau, dan suasana yang nyaman. Tempat ini benar-benar bisa menjadi jawaban bagi kamu yang mencari cafe anak Gen Z dengan semua keunikan dan kehangatannya. Saya pribadi sudah beberapa kali kembali ke sini, baik untuk kerja maupun sekadar kumpul dengan teman, dan saya selalu merasa puas.

Jadi, buat kamu yang berencana liburan atau sekadar singgah di Magelang, jangan ragu untuk mampir ke Lokal Folk Cafe. Dijamin, kamu tidak akan kecewa. Selamat menikmati kopi dan suasana estetiknya!

Baca juga: Cafe Borobudur

Cari Tempat Makan untuk Rombongan di Borobudur? Ini 5 Pilihan Terbaik!

Kalau kamu pernah jadi panitia event kantor, travel agent, atau sekadar mengatur acara keluarga besar, pasti paham betapa repotnya mencari tempat makan untuk rombongan. Apalagi kalau tujuannya Borobudur—salah satu destinasi wisata paling populer di Indonesia.

Saya sendiri sering menghadapi pertanyaan klasik ini: “Mas, kalau bawa rombongan 100 orang, enaknya makan di mana?” atau “Mbak, ada nggak tempat makan dekat Candi Borobudur yang bisa menampung ratusan peserta gathering kantor?”

Setelah pengalaman beberapa kali meng-handle grup wisata dan acara kantor, akhirnya saya bisa mengumpulkan 5 tempat makan dekat Candi Borobudur yang menurut saya paling nyaman, luas, makanannya enak, dan tentu saja punya fasilitas lengkap untuk menunjang kebutuhan rombongan.

Mari kita bahas satu per satu!


1. Kedai Bukit Rhema – Pilihan Utama untuk Rombongan Besar

Setiap kali saya mendapat permintaan tempat makan untuk rombongan besar di Borobudur, Kedai Bukit Rhema selalu jadi jawaban pertama. Kenapa? Karena menurut saya, inilah satu-satunya tempat makan dengan kombinasi kapasitas besar, pemandangan indah, menu variatif, dan fasilitas anak memang andalan resto di Magelang.

Tempat Makan Untuk Rombongan
Tempat Makan Untuk Rombongan

Lokasi dengan Candi

Kedai Bukit Rhema terletak hanya sekitar 10 menit dari Candi Borobudur. Bahkan, dari area tertentu kamu bisa menikmati view perbukitan Menoreh yang menawan. Lokasinya yang strategis ini membuat rombongan tidak perlu buang waktu di jalan.

Luas & Kapasitas

  • Ruang Naruastu Outdoor: Bisa menampung hingga 250 pax dengan suasana alami.
  • Joglo Naruastu: Kapasitas sekitar 40 pax, cocok untuk rombongan lebih kecil atau acara formal.
  • Area reguler lantai 2: 40 pax.
  • Area lantai 3: 50 pax, dengan pemandangan lebih terbuka.
  • Parkir: Jangan khawatir, lahan parkir luas dikelola langsung oleh desa. Bus besar pun bisa masuk dengan nyaman.

Menu

Makanan di sini benar-benar khas kuliner Magelang dan Jawa Tengah. Beberapa favorit saya:

  • Ayam Bakar Nusantara yang juicy.
  • Nasi Goreng Magelangan dengan cita rasa autentik.
  • Menu nasi box untuk rombongan, yang praktis dan tetap enak.
  • Kopi khas Jawa Tengah yang cocok dinikmati sambil menunggu peserta lain.
Tempat Makan Rombongan
Tempat Makan Rombongan

Fasilitas

  • Playground anak: Membuat Kedai Bukit Rhema ramah untuk keluarga.
  • Pemandangan indah: Cocok untuk foto-foto setelah makan.
  • Toilet bersih dan area ibadah juga tersedia.

Kenapa saya rekomendasikan?
Karena lengkap. Mau acara keluarga, gathering kantor, atau bahkan rombongan sekolah, semua bisa di-handle.

Tips dari pengalaman saya:
Pesan jauh-jauh hari untuk rombongan besar. Pilih ruang Naruastu Outdoor jika kamu ingin suasana lebih lega dan santai.

Lokasi & Akses
Dari area Candi Borobudur, aksesnya mulus lewat jalan kampung; bus besar bisa naik–turun karena jalur parkir dikelola desa. Waktu tempuh normal ±10 menit setelah keluar kompleks candi, jadi enak untuk itinerary “tur pagi – makan siang – lanjut foto pemandangan”.

Layout & Kapasitas (real untuk rombongan)

  • Ruang Naruastu Outdoor (±250 pax): layout banquet/long table fleksibel; panggung kecil portable muat untuk MC/live music akustik; lighting sore–golden hour cakep untuk foto grup.
  • Joglo Naruastu (±40 pax): cocok untuk VIP table atau breakout room rapat kecil; akustik lebih tenang.
  • Lantai 2 (±40 pax) & Lantai 3 (±50 pax): seating rapi, view perbukitan; ideal dipisah per-bus/kloter.
  • Sirkulasi servis: jalur food runner terpisah, jadi hidangan cepat keluar serentak saat momen plating together untuk rombongan.

Menu & Paket

  • Andalan selera Nusantara: Ayam Bakar Nusantara, Bakmi Djowo, Nasi Goreng Magelangan, sayur tumis rumahan, sambal variatif.
  • Paket Rombongan/Nasi Box: opsi lauk ayam/ikan/ayam suwir pedas; bisa request less spicy untuk anak/ekspatriat; add-on buah potong, air mineral galon, kopi/teh panas.
  • Kopi & bakery in-house: cocok sebagai coffee break sebelum/sesudah makan utama.

Fasilitas Penunjang Event

  • Playground anak, mushola, toilet bersih terpisah pria/wanita, handwash station dekat area makan.
  • Parkir luas dikelola desa: slot bus besar + mobil; turn-around aman.
  • Spot foto pemandangan: after-lunch group photo jadi rapi dan cepat.
  • Dukungan teknis: bisa siapkan mic/portable speaker sederhana (by request), signage rombongan, dan jalur antre prasmanan.

Best For (berdasarkan pengalaman saya)
Gathering kantor 100–250 pax, family trip multigenerasi, student group dengan opsi nasi box cepat, rombongan tour & travel yang butuh time control ketat.

Kekurangan jujur
Saat peak hours weekend/season libur, perlu koordinasi timing lebih ketat agar semua lauk tetap panas—solusi: staggered plating per kloter atau atur jam makan sedikit lebih awal.

Tips dari saya
Booking jauh hari, kirim daftar alergi/pantangan (non-pedas/seafood) H-2, dan gunakan Naruastu Outdoor untuk opening speech supaya ambience-nya hidup.

Copy Line — Kedai Bukit Rhema:
Kedai Bukit Rhema | ±10 menit dari Candi Borobudur | Kapasitas: 250 (Naruastu), 40 (Joglo), 40 (Lt2), 50 (Lt3) | Menu: Ayam Bakar, Magelangan, Bakmi Djowo, Nasi Box | Fasilitas: playground, mushola, toilet bersih, parkir bus luas, spot foto | Cocok: gathering kantor/keluarga/bus sekolah


2. Caping Resto Borobudur – Nuansa Tradisional dengan Kapasitas Luas

Kalau kamu mencari suasana pedesaan Jawa yang kental, Caping Resto Borobudur bisa jadi pilihan tepat. Banyak juga yang bilang kalau caping borobudur ini sama seperti kedai bukit rhema, kategori cafe Borobudur yang wajib dikunjungi.

Lokasi dengan Candi

Hanya sekitar 5 menit dari Candi Borobudur, Caping Resto jadi pilihan praktis bagi rombongan yang ingin langsung makan setelah tur di candi.

Luas & Kapasitas

  • Area resto cukup luas, bisa menampung ratusan orang.
  • Ruang semi-outdoor memberi nuansa tradisional yang khas.

Menu

  • Olahan ayam kampung dan ikan jadi andalan.
  • Menu paket rombongan sudah tersedia, jadi panitia tinggal pilih sesuai budget.

Fasilitas

  • Parkir luas.
  • Nuansa resto penuh ornamen tradisional, cocok untuk foto-foto.
  • Cocok untuk rombongan kantor maupun keluarga besar.

Kenapa saya rekomendasikan?
Karena dekat dengan Candi dan menu paketnya mudah diatur untuk rombongan.

Tips dari pengalaman saya:
Datang lebih awal saat jam makan siang, karena Caping Resto sering penuh.

Lokasi & Akses
Posisi sangat dekat dari Candi (sekitar 5 menit), jalur kendaraan praktis; enak untuk quick lunch setelah tur candi tanpa memakan banyak waktu perjalanan.

Layout & Kapasitas

  • Area semi-outdoor bertiang kayu dengan sirkulasi udara bagus; enak untuk turnover tamu yang cepat.
  • Kapasitas ratusan pax (direkomendasikan batching 50–80 pax per kloter untuk kecepatan servis).
  • Table arrangement bisa family style (sharing platter) agar waktu makan lebih efisien.

Menu & Paket

  • Andalan tradisional: ayam kampung bacem/goreng, sayur lodeh, tempe garit, sambal pedas mantap.
  • Paket rombongan: harga tiered sesuai lauk; opsi no-MSG untuk rombongan institusi tertentu.
  • Refill teh panas hangat sering jadi favorit rombongan.

Fasilitas

  • Parkir lebar untuk bus & mobil; drop-off dekat pintu resto.
  • Toilet cukup banyak, kursi panjang untuk assembly point, dekor tradisional untuk foto.

Best For
Rombongan yang ingin suasana Jawa klasik dan eksekusi cepat usai tur; cocok untuk half-day tour.

Kekurangan jujur
Saat sangat penuh, antre prasmanan bisa memanjang—solusinya gunakan two-line buffet atau table service untuk grup VIP.

Tips dari saya
Datang lebih awal 15–20 menit dari jam makan puncak; kirim seat plan agar tim resto bisa pre-set area.

Copy Line — Caping Resto:
Caping Resto Borobudur | ±5 menit dari Candi | Kapasitas: ratusan (kloter 50–80 pax ideal) | Menu: ayam kampung, lodeh, paket rombongan | Fasilitas: parkir bus, toilet banyak, dekor tradisional | Cocok: quick lunch setelah tur candi


3. Kampung Ulam Ngrajek – Tempat Makan Bernuansa Alam

Kalau kamu ingin makan dengan nuansa alam yang asri, Kampung Ulam Ngrajek jawabannya.

Lokasi dengan Candi

Sekitar 15 menit dari Borobudur. Memang agak sedikit keluar jalur, tapi suasana pedesaan dengan kolam ikan dan sawah sepadan dengan perjalanan tambahan.

Luas & Kapasitas

  • Bisa menampung rombongan 100–200 pax dengan nyaman.
  • Area lesehan dan joglo menambah kesan santai.

Menu

  • Olahan ikan segar dari kolam.
  • Menu khas Jawa Tengah dengan porsi besar.
  • Paket hemat untuk rombongan sekolah juga tersedia.

Fasilitas

  • Kolam ikan untuk hiburan anak-anak.
  • Tempat parkir luas, termasuk untuk bus pariwisata.

Kenapa saya rekomendasikan?
Karena suasananya beda—lebih dekat ke alam.

Tips dari pengalaman saya:
Kalau bawa anak-anak, biarkan mereka memberi makan ikan. Biasanya ini jadi momen menyenangkan.

Lokasi & Akses
Sekitar ±15 menit berkendara dari Candi, ke arah suasana pedesaan—bonus pemandangan sawah & kolam yang bikin rombongan unwind setelah jadwal padat.

Layout & Kapasitas

  • Joglo + gazebo + area lesehan bertebaran mengelilingi kolam; atmosfer asri.
  • Kapasitas 100–200 pax nyaman; kelompok besar bisa dipisah per-gazebo agar komunikasi dan serving rapi.

Menu & Paket

  • Spesialis ikan segar: gurami bakar/tepun, nila goreng kremes; sayur asem, sambal cobek.
  • Paket hemat rombongan sekolah hingga paket kantor; bisa tambah snack box tradisional untuk coffee break.
  • Tersedia kid-friendly menu (non-pedas, porsi kecil).

Fasilitas

  • Kolam ikan interaktif (bisa kasih pakan—seru untuk anak-anak).
  • Parkir bus luas, toilet terpisah, mushola, banyak area foto natural.
  • Jalur pejalan kaki aman untuk lansia dengan pendamping.

Best For
Rombongan keluarga & sekolah yang suka aktivitas ringan; company outing yang ingin vibe santai/alam.

Kekurangan jujur
Saat hujan, area outdoor lembab—solusi: minta backup seating di joglo/jauh dari splash zone kolam.

Tips dari saya
Siapkan waktu lebih longgar (±15 menit tambahan) karena biasanya tamu betah berfoto & kasih makan ikan.

Copy Line — Kampung Ulam:
Kampung Ulam Ngrajek | ±15 menit dari Candi | Kapasitas: 100–200 pax | Menu: gurami/nila, sayur asem, paket rombongan & sekolah | Fasilitas: kolam ikan, mushola, parkir bus, area foto | Cocok: family trip, student group, outing santai


4. 6 Langit by Plataran – Premium untuk Acara Spesial

Kalau rombongan kamu adalah tamu VIP atau ingin pengalaman kuliner premium, 6 Langit by Plataran adalah pilihan tepat.

Lokasi dengan Candi

Sekitar 20 menit dari Borobudur, di area perbukitan dengan view 6 gunung sekaligus.

Luas & Kapasitas

  • Kapasitas ratusan orang, dengan area outdoor yang sangat luas.
  • Cocok untuk gala dinner atau acara perusahaan.

Menu

  • Fine dining khas Indonesia.
  • Menu eksklusif dengan presentasi modern.

Fasilitas

  • Pemandangan spektakuler.
  • Parkir luas.
  • Cocok untuk foto grup dengan latar gunung.

Kenapa saya rekomendasikan?
Karena ini level premium, pas untuk acara kantor atau tamu penting.

Tips dari pengalaman saya:
Siapkan budget lebih, karena harga makanan di sini menyesuaikan kualitas dan view yang ditawarkan.

Lokasi & Akses
Sekitar ±20 menit dari Candi menuju perbukitan; rute menanjak namun berhadiah view 6 gunung saat cuaca cerah—sangat wow factor untuk tamu VIP.

Layout & Kapasitas

  • Area outdoor & deck panorama luas; set up banquet/cocktail fleksibel.
  • Kapasitas ratusan pax; tim venue terbiasa dengan corporate dinner & event formal.
  • Penataan lighting malam hari elegan untuk sunset–to–dinner.

Menu & Paket

  • Fine Indonesian cuisine dengan presentasi modern; menu course atau set menu bisa dikurasi.
  • Cocok untuk welcome dinner, executive luncheon, award night; wine/coffee pairing by request.

Fasilitas

  • Panorama signature (spot foto kelas majalah).
  • Parkir memadai; valet-like handling sering disediakan untuk tamu penting.
  • Koordinasi profesional untuk run-down formal (sound, lighting, seating chart).

Best For
Gala dinner, VIP delegation, incentive group yang cari pengalaman premium once-in-a-trip.

Kekurangan jujur
Budget lebih tinggi dan sensitif cuaca—solusi: siapkan plan B semi-indoor/tenda elegan.

Tips dari saya
Kunci golden hour (±16.30–17.30) untuk foto; minta rehearsal timing agar transisi sunset ke dinner mulus.

Copy Line — 6 Langit by Plataran:
6 Langit by Plataran | ±20 menit dari Candi | Kapasitas: ratusan (deck & outdoor) | Menu: fine Indonesian set/course | Fasilitas: panorama 6 gunung, koordinasi event profesional, parkir memadai | Cocok: gala dinner, VIP, incentive group


5. Phuket Borobudur – Suasana Santai dan Instagramable

Untuk rombongan anak muda atau keluarga yang suka suasana santai dan instagramable, Phuket Borobudur bisa jadi opsi.

Lokasi dengan Candi

Sekitar 10 menit dari Candi Borobudur.

Luas & Kapasitas

  • Bisa menampung puluhan hingga ratusan orang.
  • Area indoor dan outdoor tersedia.

Menu

  • Perpaduan kuliner Asia dan lokal.
  • Minuman segar jadi andalan.

Fasilitas

  • Spot foto instagramable.
  • Parkir luas.

Kenapa saya rekomendasikan?
Karena cocok untuk rombongan generasi muda yang suka suasana modern.

Tips dari pengalaman saya:
Sebaiknya reservasi untuk grup besar agar bisa mendapatkan spot terbaik.


Kesimpulan & Rekomendasi Personal

Dari pengalaman saya mendampingi rombongan wisata dan event kantor, inilah 5 tempat makan rombongan terbaik di Borobudur. Kalau saya harus memilih satu, tentu Kedai Bukit Rhema jadi nomor satu, karena kapasitasnya besar, makanannya enak, ada playground untuk anak, dan parkirnya luas.

Tapi kalau kamu butuh suasana tradisional, pilih Caping Resto Borobudur. Kalau ingin dekat alam, pilih Kampung Ulam. Kalau tamunya VIP, 6 Langit by Plataran jawabannya. Dan kalau ingin suasana santai modern, Phuket Borobudur bisa jadi pilihan.

Lokasi & Akses
±10 menit dari Candi Borobudur; akses mudah, cocok disisipkan di itinerary city stroll – lunch – coffee.

Layout & Kapasitas

  • Indoor–outdoor instagramable; zoning mudah diatur untuk rombongan youthful.
  • Puluhan hingga ratusan pax; ideal batch 30–60 pax per kloter untuk alur foto & makan santai.

Menu & Paket

  • Fusion Asia + lokal: rice bowl, mie, ayam berbumbu ringan; refreshing drinks jadi favorit.
  • Paket shareable platter bisa mempercepat eksekusi untuk grup.

Fasilitas

  • Banyak spot foto dengan dekor modern.
  • Parkir cukup luas, QR pay biasanya tersedia—memudahkan split bill kloter kecil.

Best For
Rombongan anak muda, komunitas, atau office trip yang pengin vibe santai & foto-foto.

Kekurangan jujur
Saat sore–malam ramai, waktu tunggu minuman bisa memanjang—solusi: pre-order beverage set.

Tips dari saya
Koordinasikan playlist & corner foto untuk team bonding ringan setelah makan.

Copy Line — Phuket Borobudur:
Phuket Borobudur | ±10 menit dari Candi | Kapasitas: puluhan–ratusan (kloter 30–60 pax ideal) | Menu: fusion Asia–lokal, minuman segar, platter | Fasilitas: spot foto modern, parkir cukup | Cocok: komunitas, youth group, office trip santai


Share Yuk

Kalau artikel ini bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman sesama panitia, travel agent, atau keluarga yang sedang mencari tempat makan untuk rombongan di Borobudur.

Dan kalau kamu punya pengalaman pribadi di salah satu tempat makan ini, tulis di kolom komentar—biar kita bisa saling tukar cerita!

New Kebon Tebu & Resto Cafe: Kuliner Magelang dengan Nasi Goreng & Risol Juara 1

1

New Kebon Tebu & Resto Cafe: Surga Kuliner Magelang dengan Nasi Goreng & Risol Favorit

Kalau kamu lagi cari kuliner Magelang yang enak sekaligus tempat nongkrong nyaman, menurut saya New Kebon Tebu & Resto Cafe wajib banget masuk dalam list kamu. Pertama kali saya ke sini, kesan yang muncul adalah suasananya cozy, parkirnya luas, dan menunya bikin nagih.

Di antara semua menu, dua yang paling mencuri perhatian saya adalah Nasi Goreng dan Risol. Dua hidangan ini terlihat sederhana, tapi di tangan chef New Kebon Tebu & Resto Cafe, rasanya jadi luar biasa.


Kuliner Magelang Resto Kebon Tebu
Kuliner Magelang Resto Kebon Tebu

Nasi Goreng Enak di Magelang: Bikin Kangen!

Saya biasanya agak picky kalau soal nasi goreng, tapi nasi goreng di sini punya cita rasa yang berbeda. Saat pertama kali mencicipinya, ada kombinasi rasa gurih, sedikit smoky, dan topping yang melimpah.

Kenapa Nasi Goreng di sini spesial?

  • Aromanya menggoda: begitu datang, wangi bumbu langsung bikin lapar.
  • Porsi besar: cocok kalau kamu datang bareng teman.
  • Pilihan topping: ada ayam, sosis, telur mata sapi, bahkan seafood.
  • Rasa konsisten: saya datang dua kali di hari berbeda, rasanya tetap sama enaknya.

Tips dari pengalaman saya: kalau kamu suka pedas, jangan lupa minta tambahan sambal khas resto ini. Rasanya beda dengan sambal biasa karena ada sentuhan rempah lokal yang bikin unik.

Baca juga: Senerek Bu Atmo Magelang


Risol Paling Enak di Magelang: Gurih, Lumer, dan Bikin Nagih

Selain nasi goreng, menu yang bikin saya jatuh cinta adalah risol. Jujur, saya tidak menyangka risol sederhana bisa jadi salah satu menu favorit saya di sini.

Kulitnya tipis tapi crunchy, isiannya padat dan creamy, dan ketika digigit ada sensasi lumer yang bikin nagih. Kalau kamu suka camilan untuk teman ngopi, risol ini cocok banget jadi pilihan.

Kuliner Magelang Risol
Kuliner Magelang Risol

Kenapa Risol di sini layak dicoba?

  • Kulitnya renyah tapi tidak keras.
  • Isian melimpah: ayam, sayuran, dan saus creamy.
  • Disajikan hangat: pas digigit masih beruap.
  • Harga terjangkau: worth it banget untuk ukuran cafe Magelang.

Tips dari pengalaman saya: pesan risol ini sambil ditemani kopi hitam atau teh hangat. Kombinasinya pas banget untuk sore hari.


Fasilitas New Kebon Tebu & Resto Cafe

Salah satu alasan saya betah di sini bukan hanya makanannya, tapi juga fasilitasnya yang lengkap. Tidak semua cafe di Magelang punya fasilitas seperti ini.

  • Tempat parkir luas → saya datang pakai mobil, dan parkirnya gampang banget. Tidak perlu khawatir rebutan tempat.
  • Ruangan indoor & outdoor → buat kamu yang suka suasana segar, area outdoor cocok banget untuk nongkrong sore.
  • Wifi gratis & colokan banyak → sangat membantu kalau kamu mau kerja atau sekadar update Instagram.
  • Ambience cozy → desain interiornya modern tapi tetap hangat, bikin betah duduk lama.

Tips dari pengalaman saya: kalau mau suasana lebih tenang, datang di weekday sore. Tidak terlalu ramai dan lebih nyaman untuk menikmati menu.


Kenapa Kamu Harus ke New Kebon Tebu & Resto Cafe?

Kalau saya rangkum, ada beberapa alasan kenapa kamu wajib coba nongkrong di sini:

  • Menu andalan nasi goreng dan risol yang juara.
  • Tempat nyaman, cocok buat nongkrong bareng teman atau keluarga.
  • Fasilitas lengkap termasuk parkir luas dan wifi.
  • Lokasi strategis, mudah dijangkau dari pusat kota Magelang.

Baca juga: cafeborobudur

yang mau tau lokasinya klik Google Maps Resto Kebon Tebu


Kesimpulan

Bagi saya, New Kebon Tebu & Resto Cafe bukan sekadar tempat makan, tapi juga destinasi kuliner Magelang yang layak direkomendasikan. Nasi Goreng enak dan risol paling enak di Magelang jadi alasan utama saya balik lagi ke sini. Ditambah dengan fasilitas lengkap dan parkir luas, cafe ini jelas jadi salah satu rekomendasi cafe di Magelang yang tidak boleh kamu lewatkan.

Jadi, kapan kamu mau coba nongkrong di sini?

Senerek Bu Atmo: Sop Senerek Legendaris & Makanan Enak Magelang – Rekomendasi No 1

2

Magelang selalu punya daya tarik kuliner yang membuat aku selalu ingin kembali. Salah satu yang paling spesial menurut saya adalah Senerek Bu Atmo, sebuah warung yang menyajikan sop senerek khas Magelang, dan tanpa ragu adalah rekomendasi kuliner Magelang yang tak boleh dilewatkan jika kamu suka makanan enak Magelang.


Sejarah & Lokasi: Bagaimana Senerek Bu Atmo Bermula

Saya pertama kali mendengar tentang Senerek Bu Atmo dari seorang teman yang menyebutnya “kuliner legendaris Magelang”. Setelah itu saya datang langsung ke Jalan Pangeran Mangkubumi No.3, Cacaban, Magelang Tengah.

Sejak tahun 1958 atau sekitar pertengahan abad ke-20 Bu Atmo (nama asli Suwartinah) mulai berjualan sop senerek. Hingga kini dia tetap tidak membuka cabang; usaha tetap di satu tempat yang sederhana tetapi punya reputasi kuat di antara masyarakat lokal maupun pelancong.


Apa Itu Sop Senerek & Kenapa Bu Atmo Istimewa

Bahan & Rasa

Saya sudah mencicipi sendiri sop senerek di warung ini, dan ada beberapa hal yang langsung terasa khas:

  • Bahan utama: kacang merah, wortel, bayam, daging (sapi), dan kadang babat atau ayam sesuai pesanan.
  • Kuah kaldu: bukan kuah bening biasa. Bu Atmo meracik kuah kaldu sendiri, menggunakan kombinasi daging dan kaldu babat/iso, dengan bumbu rempah tradisional.
  • Rasa: sedikit manis khas Jawa, gurih dari daging, hangat dan memuaskan. Saya suka sensasi asap kayu dari tungku yang memperkaya aroma.

Proses Memasak & Tradisi

  • Mereka menggunakan tungku kayu bakar agar rasa kuah mendapat aroma khas yang tidak bisa ditiru kalau memakai kompor gas biasa.
  • Persiapan dimulai pagi hari: meracik bumbu, merebus daging, melunakkan kacang merah sampai benar-benar empuk.
  • Tidak ada cabang; ini membuat resep dan rasa tetap konsisten. Kualitas dikontrol langsung oleh keluarga Bu Atmo.

Pengalaman Saya di Senerek Bu Atmo

Saya tiba di warung pagi hari, sekitar pukul 08.00. Udara Magelang yang sejuk membuat saya memilih sop senerek sebagai sarapan pagi di Magelang yang cocok. Berikut impresi dari saya:

  • Tempatnya sederhana, tetapi terasa hangat dan ramah. Aroma kaldu sudah tercium dari luar.
  • Pelayanan cepat meskipun ramai; banyak pengunjung lokal datang sebagai tempat makan siang juga.
  • Saya memesan versi daging sapi + bayam + wortel; kuahnya terasa pas tidak terlalu manis, keseimbangan rasa gurih-manisnya menjadi pengalaman yang memuaskan.
  • Porsi cukup mengenyangkan. Buat kamu yang lapar berat, bisa tambah lauk misalnya babat atau iso.
  • Kekurangannya: tempat parkir agak terbatas, terutama saat jam makan siang ramai pengunjung. Kadang antrean kecil terbentuk.

Menu & Harga – Mana yang Cocok Untukmu

Dari pengalaman & riset, berikut gambaran menu dan harga di Senerek Bu Atmo:

  • Sop Senerek daging sapi + sayuran (~bayam, wortel): sekitar Rp 25.000 / mangkuk detikcom
  • Pilihan babat atau ayam sedikit lebih murah, sekitar Rp 19.000 untuk ayam atau babat iso
  • Ada juga menu pendamping seperti brongkos, pecel, nasi rames, yang bisa melengkapi jika kamu ingin makan siang lebih lengkap.

Sop Senerek Bu Atmo


Sop Senerek Bu Atmo

Kenapa Senerek Bu Atmo Wajib Kamu Coba

Saya merangkum alasan-alasan kenapa tempat ini menjadi salah satu tempat makan enak di Magelang yang saya rekomendasikan:

  • Legendaris & Autentik: Karena sudah beroperasi sejak puluhan tahun, memakai resep asli dan tradisional.
  • Rasa & Teknik Memasak Unik: penggunaan tungku kayu, kaldu racikan sendiri, bumbu rempah tradisional.
  • Suasana Lokal: Sederhana tapi hangat; cocok sebagai sarapan pagi di Magelang atau makan siang yang menghangatkan.
  • Harga Terjangkau: Untuk kualitas dan budaya yang ditawarkan, harga sangat bersahabat.

Tips dari Pengalaman Saya

Agar kunjungan kamu ke Senerek Bu Atmo makin memuaskan, aku punya beberapa tips berdasarkan pengalaman:

  • Datanglah pagi (misalnya sekitar jam 07.00-09.00) supaya pilihan lauk masih lengkap dan tempat belum terlalu ramai.
  • Bila kamu sensitif terhadap rasa manis, minta agar rasa manisnya dikurangi atau tanya porsi gula jawa; biasanya mereka bisa menyesuaikan.
  • Parkir mungkin sulit, terutama waktu makan siang; jika memungkinkan, gunakan motor atau berjalan kaki jika kamu menginap dekat kota Magelang.
  • Jangan lupa mencicipi ekstra lauk seperti babat atau iso, karena mereka memberikan tekstur yang berbeda dan memperkaya rasa.
  • Setelah menikmati sop senerek, kamu bisa lanjut ke kuliner Magelang lainnya seperti brongkos, pecel, atau es-beras kencur untuk melengkapi pengalaman kuliner tradisional.

Perbandingan dengan Kuliner Magelang Lainnya

Saya sudah mencicipi beberapa kuliner di Magelang, dan Senerek Bu Atmo punya keunikan yang membedakan dari:

  • Sup/sop biasa: biasanya lebih banyak ke rasa gurih asin, kuah bening; tapi sop senerek punya rasa manis yang halus & aroma asap tungku.
  • Warung-warung sarapan pagi: banyak bubur, soto, atau pecel; senerek lebih berat tapi cocok juga sebagai sarapan jika kamu suka yang berkuah dengan tenaga.
  • Tempat makan enak di Magelang: banyak pilihan, tapi tidak banyak yang mempertahankan tradisi dan resep asli seperti Bu Atmo.

Kesimpulan

Senerek Bu Atmo bukan sekadar makanan enak Magelang—bagi saya, tempat ini adalah potret kuliner lokal yang hidup, tradisi yang dijaga, rasa yang mengikat kenangan, dan kehangatan suasana yang sulit ditiru. Jika kamu ke Magelang, menyempatkan diri ke warung ini berarti kamu bukan hanya makan, tapi merasakan bagian dari sejarah kuliner Magelang sendiri.

Baca juga: Cafe Borobudur

Janji Hati Borobudur: Cafe & Kuliner Wajib Coba!

Halo, para pejuang jalan-jalan! Saya tahu betul rasanya: setelah seharian terpukau dengan megahnya Candi Borobudur, berkeliling di bawah terik matahari, perut pasti mulai bernyanyi keroncongan. Kamu pasti bertanya-tanya, “Di mana ya tempat makan enak di sekitar Candi Borobudur yang nyaman, makanannya juara, dan suasananya pas buat istirahat?”

Beberapa waktu lalu, saya dan keluarga mengalami hal yang sama. Lelah, lapar, dan butuh tempat yang bisa memuaskan selera semua orang. Setelah sedikit mencari, pilihan kami jatuh pada sebuah nama yang romantis: Janji Hati Borobudur. Awalnya saya kira ini hanya kedai kopi biasa, tapi ternyata saya salah besar. Tempat ini adalah sebuah oase kuliner yang menyelamatkan hari kami.

Kalau kamu sedang merencanakan perjalanan ke Borobudur dan mencari cafe Borobudur atau kuliner sekitar Candi Borobudur yang lebih dari sekadar pengisi perut, artikel ini adalah jawaban untukmu. Saya akan ceritakan pengalaman lengkap saya, dari suasananya yang bikin betah hingga menu andalan yang rasanya masih terbayang sampai sekarang.

Kenapa Janji Hati Borobudur Jadi Pilihan Tepat Setelah dari Candi?

Saat mencari tempat makan, apalagi setelah lelah berwisata, ada beberapa kriteria yang tidak bisa ditawar: kenyamanan, kebersihan, dan tentu saja, variasi menu. Janji Hati Borobudur memenuhi semuanya, dan bahkan lebih.

Rekomendasi cafe lain Dekat Candi Borobudur : Kedai Bukit Rhema

Lokasinya sangat strategis, tidak terlalu jauh dari kompleks candi, membuatnya mudah dijangkau. Kesan pertama saat masuk adalah suasananya yang lapang dan modern. Desainnya terasa homey, membuat kami yang datang sebagai keluarga langsung merasa diterima. Ini bukan sekadar warung makan, tapi sebuah restoran yang dirancang dengan baik.

Bagi kamu yang datang dalam grup besar, tempat ini juga sangat cocok sebagai tempat makan rombongan. Mejanya banyak dan penataannya tidak sempit, jadi tidak perlu khawatir akan merasa sesak. Inilah yang membuatnya menjadi pilihan favorit banyak wisatawan.

Pengalaman Saya Mencicipi Menu Andalan: Steak Iga Bakar Madu

Dari sekian banyak pilihan di buku menu yang menarik mata, ada satu yang langsung mencuri perhatian saya: Steak Iga Bakar Madu. Harganya memang sedikit premium (Rp 97.000), tapi intuisi kuliner saya mengatakan ini akan sepadan. Dan benar saja, ini adalah keputusan terbaik hari itu.

Tampilan yang Menggugah Selera Sejak Awal

Ketika hidangan ini tiba di meja, aromanya langsung menyebar. Asap tipis yang mengepul membawa wangi bakaran yang khas, berpadu dengan aroma manis dari madu. Presentasinya cantik. Beberapa potong iga berukuran besar tersaji apik di atas piring, dilumuri saus berwarna cokelat gelap yang mengkilap dan taburan wijen.

Di sisinya, ada kentang goreng crinkle-cut yang keemasan dan renyah, serta tumisan sayuran segar (buncis, wortel, dan jagung) yang warnanya cerah, memberikan kontras yang indah. Secara visual, hidangan ini sudah berteriak, “Makan aku!”

Sensasi Rasa di Setiap Gigitan yang Tak Terlupakan

Inilah bagian terpentingnya. Saya mengambil potongan pertama. Dagingnya luar biasa empuk! Pisau steak seolah meluncur tanpa perlawanan berarti. Ini menandakan proses memasaknya dilakukan dengan benar dan dalam waktu yang lama.

Saat masuk ke mulut, ledakan rasa langsung terjadi.

  • Rasa Manis: Saus madunya terasa dominan tapi tidak berlebihan. Manisnya elegan, bukan manis yang membuat enek.
  • Rasa Gurih & Asin: Ada sentuhan rasa gurih yang mendalam dari bumbu marinasi dagingnya, mungkin dari kecap asin dan rempah-rempah lainnya.
  • Aroma Smoky: Aroma bakaran memberikan karakter yang kuat dan membangkitkan selera.
  • Tekstur Daging: Dagingnya lembut, sedikit berlemak di beberapa bagian (yang justru membuatnya semakin nikmat), dan sama sekali tidak alot. Dagingnya benar-benar lepas dari tulang dengan mudah.

Kombinasi antara saus manis-gurih dengan daging yang empuk dan smoky ini benar-benar sempurna. Ini bukan sekadar iga bakar biasa, ini adalah sebuah pengalaman rasa.

Porsi yang Pas untuk Mengisi Perut Lapar

Setelah berjalan kaki mengelilingi candi, porsi yang memuaskan adalah sebuah keharusan. Steak Iga Bakar Madu ini tidak mengecewakan. Porsi iganya cukup besar, ditambah dengan kentang goreng yang melimpah dan sayuran, hidangan ini sangat mengenyangkan. Saya jamin, setelah menyantap menu ini, energimu akan kembali terisi penuh.

Apakah Harganya Sebanding dengan Rasanya?

Dengan harga Rp 97.000, mungkin beberapa orang akan berpikir dua kali. Namun, saya bisa katakan dengan jujur: harga ini sangat sepadan. Kamu tidak hanya membayar untuk seporsi iga, tapi untuk kualitas bahan, proses memasak yang sempurna, porsi yang mengenyangkan, dan suasana restoran yang nyaman. Dibandingkan dengan tempat makan Candi Borobudur lainnya yang mungkin hanya menawarkan menu standar, Janji Hati memberikan nilai lebih.

Bukan Cuma Steak, Menu Lain Juga Wajib Kamu Coba!

Tentu saja, saya tidak datang sendirian. Anggota keluarga yang lain memesan menu berbeda, dan ini memberi saya kesempatan untuk melihat variasi lain yang ditawarkan Janji Hati Borobudur.

Pilihan untuk Si Kecil (Menu Anak-Friendly)

Jika kamu datang bersama anak-anak, jangan khawatir. Ada banyak pilihan yang pasti mereka suka. Salah satu yang kami pesan adalah Chicken Popcorn (23k). Potongan ayam dadu yang digoreng tepung dengan renyah, disajikan dengan saus yang lezat. Porsinya pas untuk anak-anak dan rasanya familiar di lidah mereka. Selain itu, Pisang Goreng Original (21k) juga bisa jadi pilihan camilan penutup yang nikmat untuk seluruh keluarga.

Pilihan Minuman Segar Pelepas Dahaga

Setelah makan berat, minuman yang segar adalah penutup yang sempurna. Menu minuman di Janji Hati sangat beragam, terutama yang berbasis susu (milk based). Saya mencoba Klepon Latte (ice/hot – 37k) karena penasaran. Rasanya unik! Sensasi kue klepon tradisional yang manis dan gurih berpadu dengan creamy-nya susu dan latte. Benar-benar minuman khas nusantara dalam kemasan modern.

Istri saya memesan Chocolate Macadamia (ice/hot – 37k), dan rasanya juga tidak kalah juara. Cokelatnya pekat, dipadukan dengan sirup macadamia yang memberikan sentuhan rasa kacang yang mewah.

Suasana (Ambiance) Janji Hati Borobudur: Lebih dari Sekadar Tempat Makan

Satu hal yang membuat saya sangat merekomendasikan tempat ini sebagai tempat makan keluarga adalah suasananya. Ruangannya terbagi menjadi area indoor dengan AC yang sejuk dan area outdoor yang lebih santai salah satu cafe rekomendasi.

  • Interior: Bersih, modern, dan pencahayaannya hangat. Sangat nyaman untuk duduk berlama-lama sambil mengobrol.
  • Kebersihan: Toilet dan area restoran secara keseluruhan sangat bersih, ini adalah poin plus yang sangat penting bagi saya.
  • Pelayanan: Stafnya ramah dan cekatan. Mereka dengan sabar menjelaskan menu dan pesanan kami datang dalam waktu yang wajar.

Suasana yang nyaman ini membuat pengalaman makan kami menjadi lebih menyenangkan. Kami tidak merasa terburu-buru dan bisa benar-benar rileks setelah lelah berwisata.

Tips Praktis dari Saya Sebelum Kamu ke Janji Hati Borobudur

Agar pengalaman kulinermu di sini maksimal, ada beberapa tips yang ingin saya bagikan berdasarkan pengalaman saya:

  • Datang di Luar Jam Sibuk: Tempat ini cukup populer. Untuk menghindari antrean, cobalah datang sedikit lebih awal sebelum jam makan siang (sekitar jam 11 pagi) atau setelah jam makan siang lewat (sekitar jam 2 siang).
  • Reservasi untuk Rombongan: Jika kamu datang sebagai tempat makan rombongan dengan lebih dari 6 orang, sangat disarankan untuk menelepon terlebih dahulu untuk reservasi meja.
  • Jangan Takut Bertanya: Jika bingung memilih menu, jangan ragu untuk bertanya pada staf mengenai menu rekomendasi mereka hari itu.
  • Siapkan Kamera: Beberapa sudut di cafe ini cukup Instagrammable. Jadi, siapkan kameramu untuk mengabadikan momen bersama keluarga atau teman.

Kesimpulan: Rekomendasi Jujur dari Saya

Jadi, apakah saya akan merekomendasikan Janji Hati Borobudur? Tentu saja, ya!

Bagi saya, tempat ini adalah paket lengkap. Sebuah cafe Borobudur yang berhasil menggabungkan makanan lezat, suasana nyaman, pelayanan prima, dan lokasi strategis. Ini adalah jawaban sempurna bagi para wisatawan, baik keluarga maupun rombongan, yang mencari kuliner sekitar Candi Borobudur yang berkualitas.

Rekomendasi personal teratas dari saya tentu saja adalah Steak Iga Bakar Madu. Meskipun ada banyak menu lain yang menggoda, hidangan ini benar-benar bintang utamanya. Kamu tidak akan menyesal telah mencobanya.

Ayo Bagikan Pengalamanmu!

Saya harap review ini membantumu dalam merencanakan petualangan kuliner di Borobudur. Jika kamu merasa artikel ini bermanfaat, jangan ragu untuk membagikannya ke teman-teman atau keluargamu di media sosial!

Apakah kamu punya pengalaman makan di Janji Hati Borobudur juga? Atau mungkin ada tempat makan Candi Borobudur lain yang jadi favoritmu? Tulis di kolom komentar di bawah ya, saya sangat senang bisa berdiskusi denganmu!

Omah Kopi Borobudur: Kopi Enak di Tengah Desa Asri

Sebagai seorang ayah sekaligus pecinta kopi, menemukan sebuah tempat yang bisa memuaskan dua dunia itu adalah sebuah harta karun. Saya butuh kopi yang serius, tapi juga butuh tempat yang nyaman dan tidak terlalu ramai untuk keluarga bisa bersantai. Pencarian inilah yang membawa saya, setelah lelah menjelajahi megahnya Candi Borobudur, menuju sebuah gang kecil yang tenang.

Di sanalah saya menemukan sebuah papan nama sederhana bertuliskan Omah Kopi Borobudur. Tanpa ekspektasi tinggi, saya melangkah masuk. Ternyata, saya baru saja menemukan salah satu cafe Borobudur terbaik yang pernah saya kunjungi. Dalam artikel ini, saya akan ajak kamu menyelami pengalaman saya di cafe borobudur magelang yang otentik ini, dari seruputan pertama kopinya hingga suasana yang bikin betah.

First Impression & Ambiance: Jauh dari Hiruk Pikuk, Dekat dengan Alam

Begitu masuk ke area Omah Kopi, saya langsung disambut oleh suasana yang “Jawa banget”. Ini bukan kafe modern dengan interior industrial. Sebaliknya, ini adalah sebuah rumah joglo dengan konsep semi-terbuka yang dikelilingi taman hijau. Meja dan kursinya terbuat dari kayu, menciptakan kesan hangat dan membumi.

Angin sepoi-sepoi bebas masuk, membawa aroma tanah basah dan bunga. Suasananya tenang, jauh dari bising jalan raya. Buat saya, ini adalah definisi tempat hangout yang sempurna untuk melepas lelah. Kamu bisa duduk berjam-jam di sini, ngobrol santai, atau sekadar menikmati kesendirian sambil menatap hijaunya dedaunan.

Rekomendasi Tempat Cafe Sejenis : Kedai Bukit Rhema Baca Reviewnya Disini.

Bintang Utama: Kopi Lokal dari Perbukitan Menoreh

Tentu saja, nama “Omah Kopi” menuntut kualitas kopi yang tidak main-main. Dan di sinilah tempat ini benar-benar bersinar. Mereka tidak menggunakan biji kopi impor atau dari daerah populer lain. Mereka dengan bangga menyajikan kopi lokal dari lereng Perbukitan Menoreh, yang lokasinya tak jauh dari Borobudur sendiri.

Apa Sih yang Bikin Kopi Bean Menoreh Ini Spesial?

Kamu mungkin bertanya, apa bedanya kopi Menoreh dengan kopi dari daerah lain? Keunikannya terletak pada terroir atau kondisi lingkungan tempat ia tumbuh.

  1. Tumbuh di Tanah Vulkanik: Perbukitan Menoreh memiliki tanah subur yang kaya akan mineral dari aktivitas vulkanik purba. Tanah ini memberikan “rasa” khas pada biji kopi, seringkali memunculkan karakter earthy (seperti tanah) yang kuat dan sedikit sentuhan mineral.
  2. Sistem Tanam Tumpangsari: Petani di Menoreh sering menanam kopi berdampingan dengan tanaman lain, seperti cengkeh, kapulaga, atau lada. Aroma dari tanaman rempah ini secara tidak langsung bisa terserap oleh pohon kopi, sehingga saat diseduh, kadang kamu bisa menemukan jejak-jejak aroma rempah yang samar dan eksotis.
  3. Proses Pasca-Panen Natural: Banyak petani lokal yang masih menggunakan metode proses natural, di mana buah kopi dijemur utuh bersama cerinya. Proses ini menghasilkan kopi dengan rasa yang lebih manis, body yang lebih tebal, dan seringkali ada nuansa rasa buah-buahan kering.

Lebih dari Sekadar Kopi: Mengenal Biji Kopi Menoreh

Saya sempat ngobrol dengan baristanya yang ramah. Ia menjelaskan bahwa biji kopi Robusta dan Arabika yang mereka gunakan dipetik langsung oleh petani lokal Menoreh. Ini adalah sebuah upaya untuk mengangkat potensi daerah. Karakter kopi Menoreh ini unik. Untuk Arabika-nya, saya merasakan ada sedikit sentuhan rempah dengan tingkat keasaman yang rendah, membuatnya sangat nyaman di lambung. Kopi enak di sini bukan cuma soal rasa, tapi juga soal cerita di baliknya.

Omah Kopi Borobudur
Omah Kopi Borobudur

Rekomendasi Kopi dari Saya

Saya memesan dua menu untuk menguji cita rasanya:

  1. Kopi Susu Omah: Ini adalah es kopi susu gula aren versi mereka. Rasanya seimbang! Manisnya gula aren tidak menutupi karakter asli kopinya yang sedikit earthy. Creamy, legit, tapi kopinya tetap jadi jagoan.
  2. Manual Brew V60 (Arabika Menoreh): Untuk para pecinta kopi sejati, kamu harus coba ini. Disajikan panas, aroma kopinya langsung menyeruak. Rasanya bersih, dengan aftertaste manis dan sedikit sentuhan spicy. Ini bukti bahwa kopi lokal bisa bersaing.

Intermezzo untuk Pecinta Kopi: 4 Manfaat Minum Kopi (Kalau Benar Caranya!)

Sambil menikmati kopi, saya jadi teringat kenapa minuman ini begitu dicintai di seluruh dunia. Bukan cuma karena nikmat, tapi kopi juga punya segudang manfaat jika dikonsumsi dengan benar.

  • Meningkatkan Fokus & Energi: Ini manfaat paling jelas. Kafein dalam kopi adalah stimulan yang bisa memblokir adenosin (zat kimia di otak yang bikin ngantuk), sehingga kamu jadi lebih waspada dan fokus.
  • Kaya Akan Antioksidan: Percaya atau tidak, biji kopi adalah salah satu sumber antioksidan tertinggi. Antioksidan ini penting untuk melawan radikal bebas dalam tubuh yang bisa menyebabkan penuaan dini dan berbagai penyakit.
  • Meningkatkan Mood: Secangkir kopi bisa merangsang produksi dopamin di otak, neurotransmitter yang bertanggung jawab atas perasaan senang dan bahagia. Makanya ngopi sering bikin mood jadi lebih baik.
  • Mendukung Kesehatan Otak: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kopi secara teratur dapat menurunkan risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson.

Catatan penting: Manfaat ini bisa kamu dapatkan dari kopi hitam tanpa gula berlebih, ya. Kalau sudah dicampur banyak sirup, krimer, dan gula, ceritanya bisa jadi lain!

Camilan Pendamping Kopi yang Sederhana Tapi Juara

Apa artinya ngopi tanpa camilan? Di Omah Kopi Borobudur, pilihan camilannya adalah makanan-makanan tradisional yang terasa seperti buatan rumah. Saya memesan Pisang Goreng Keju dan Tahu Walik.

Pisang gorengnya manis alami, digoreng dengan tepung yang renyah, dan diberi taburan keju serta susu kental manis yang tidak berlebihan. Tahu Waliknya garing di luar dan kenyal di dalam, disajikan dengan cocolan sambal kecap yang pedas-manis. Sederhana, tapi dieksekusi dengan sempurna. Pasangan ideal untuk kopi yang saya minum.

Kesimpulan: Kenapa Omah Kopi Borobudur Wajib Kamu Kunjungi?

Setelah menghabiskan hampir dua jam di sini, saya bisa bilang Omah Kopi Borobudur bukan sekadar cafe terdekat dari candi borobudur. Ini adalah sebuah destinasi kuliner tersendiri. Sebuah tempat di mana kamu bisa merasakan ketenangan pedesaan sambil menikmati hasil bumi lokal terbaik.

Kenapa Kamu Akan Suka Tempat Ini?

  • Kopi Lokal Otentik: Kamu bisa merasakan langsung karakter unik Kopi Menoreh yang jarang ditemukan di tempat lain.
  • Suasana Super Tenang: Tempat terbaik untuk “healing” atau bekerja dengan tenang setelah dari Candi Borobudur.
  • Camilan Tradisional Nikmat: Pendamping kopi yang sederhana, terjangkau, dan sangat lezat.
  • Mendukung Petani Lokal: Dengan ngopi di sini, kamu secara tidak langsung ikut mendukung perekonomian petani kopi di sekitar Borobudur.
  • Lokasi Omah Kopi :Kamu bisa check di Google Maps Berikut :

Tips dari Pengalaman Saya:

  • Datanglah di sore hari (sekitar jam 3-5 sore), cahayanya sangat bagus untuk berfoto dan suasananya paling syahdu.
  • Jangan ragu untuk bertanya pada barista tentang proses pembuatan kopi mereka. Mereka sangat terbuka dan informatif.
  • Tempatnya tidak terlalu besar, jadi jika datang saat akhir pekan yang ramai, harap sedikit bersabar untuk mendapatkan tempat duduk terbaik.

Jadi, jika kamu mencari Cafe Magelang yang menawarkan lebih dari sekadar kopi, saya sangat merekomendasikan Omah Kopi Borobudur.

Sudah pernah ke sini? Atau punya rekomendasi cafe di Magelang lainnya? Bagikan ceritamu di kolom komentar, ya! Dan jangan lupa share artikel ini ke teman-temanmu!

FAQ Pertanyaan Yang Sering Konsumen Tanyakan Sebelum Datang :

Lokasi Omah Kopi Borobudur di mana, dan seberapa jauh dari Candi Borobudur?

Omah Kopi Borobudur berlokasi di area pedesaan yang tenang, tepatnya di Dusun Jowahan, Desa Wanurejo. Jaraknya sangat dekat dari pintu keluar Candi Borobudur, hanya sekitar 2 kilometer atau sekitar 5-10 menit jika berkendara. Lokasinya yang masuk ke perkampungan justru menjadi daya tariknya karena suasananya sangat asri dan jauh dari kebisingan jalan raya.

Apa yang spesial dan unik dari menu kopi di Omah Kopi Borobudur?

Keunikan utama Omah Kopi Borobudur adalah dedikasinya pada kopi lokal. Mereka secara khusus menyajikan biji kopi Menoreh (Arabika dan Robusta) yang ditanam oleh petani di perbukitan sekitar Borobudur. Kopi Menoreh memiliki karakter rasa yang khas berkat tanah vulkaniknya, seringkali dengan sentuhan earthy dan aroma rempah yang subtil. Jadi, ngopi di sini bukan cuma soal rasa, tapi juga pengalaman menikmati produk asli dari tanah Borobudur.

Apakah Omah Kopi Borobudur cocok untuk keluarga dan anak-anak?

Sangat cocok! Tempat ini memiliki konsep semi-terbuka dengan area taman dan halaman yang cukup luas, sehingga anak-anak bisa sedikit bergerak bebas. Suasananya yang tenang dan asri membuatnya nyaman untuk semua anggota keluarga. Meskipun tidak memiliki playground khusus, suasananya yang aman dan “rumahan” menjadikannya pilihan tepat untuk bersantai bersama keluarga setelah lelah berwisata.

Selain kopi, ada menu makanan apa saja dan berapa kisaran harganya?

Ya, selain aneka minuman kopi dan non-kopi, Omah Kopi Borobudur juga menyediakan berbagai camilan tradisional yang lezat. Menu andalannya antara lain pisang goreng, singkong keju, mendoan, dan tahu walik. Untuk harga, tempat ini sangat ramah di kantong. Kisaran harga minuman mulai dari Rp 15.000-an dan makanan ringan mulai dari Rp 10.000-an saja.

Apa jam buka Omah Kopi Borobudur dan apakah tersedia Wi-Fi?

Omah Kopi Borobudur biasanya buka setiap hari, mulai dari pagi sekitar pukul 07.00 WIB hingga malam hari sekitar pukul 23.00 WIB. Namun, untuk informasi jam buka paling akurat, terutama saat hari libur, disarankan untuk mengecek akun media sosial resmi mereka. Fasilitas Wi-Fi juga tersedia dan cukup stabil, menjadikannya tempat yang nyaman untuk bersantai sambil tetap terhubung dengan internet.

5 Cafe Borobudur Magelang Terdekat & Terenak Rekomendasi Lokal

Saya lahir dan besar di Borobudur sejak tahun 1990. Kalau saya flashback, dulu sebelum tahun 2015, di Borobudur belum banyak pilihan cafe borobudur atau tempat nongkrong. Jujur saja, kalau ada tamu atau teman dari luar kota, sering bingung mau ajak mereka ke mana selain makan di warung tradisional.

Tapi sekarang, perkembangan Borobudur sangat cepat. Bukan cuma Candi Borobudur yang jadi tujuan wisata dunia, tapi juga banyak cafe Magelang yang keren bermunculan. Nah, saya mau berbagi pengalaman pribadi 5 cafe Borobudur terdekat dari Candi Borobudur yang menurut saya wajib kamu coba.


1. Kedai Bukit Rhema – Cafe dengan View Alam & Playground Anak

Kalau kamu datang ke Borobudur bersama keluarga atau rombongan, Kedai Bukit Rhema wajib masuk daftar. Cafe ini ada di area Gereja Ayam Bukit Rhema, hanya sekitar 10 menit dari Candi Borobudur.

Cafe Borobudur Kedai Bukit Rhema
Cafe Borobudur Kedai Bukit Rhema

Yang bikin saya suka:

  • Menu andalan Ayam Bakar Bukit Rhema dan Singkong Keju yang renyah banget.
  • Parkiran mobil & bus luas, jadi rombongan aman.
  • Ada playground untuk anak, bikin keluarga betah.
  • View alam pedesaan dan perbukitan, apalagi kalau sore menjelang sunset.
  • Karyawan Kedai Bukit Rhema terkenal banget ramah, jadi kalau kalian sekeluarga udah capek jalan jalan dan pengen banget nongkrong dan dilayani dengan sangat baik, saya saranin ke Kedai Bukit Rhema, kalau ga percaya check nih video keramahan karyawannya :

Tips dari pengalaman saya: datang sore hari, pesan ayam bakar + kopi khas Borobudur, lalu nikmati suasana sambil anak-anak main di playground. Kalau kamu datang sama pasangan Naik ke lantai 3 dan Enjoy The view, ngobrol sama Pasangan bakal bikin hati tambah adem.


2. Caping Resto Borobudur – Cocok untuk Rombongan Besar

Caping Resto Borobudur sudah terkenal sebagai pilihan utama kalau ada acara rombongan. Lokasinya dekat Candi Borobudur dan mudah dijangkau bus pariwisata.

Kenapa saya rekomendasikan:

  • Menu prasmanan lengkap, dari nasi goreng, ayam goreng, sayur lodeh sampai soto.
  • Tempatnya luas dengan nuansa tradisional.
  • Parkiran besar, aman untuk bus.

Tips dari saya: kalau kamu datang dengan rombongan tour, sebaiknya reservasi dulu. Biasanya weekend cukup ramai.


3. 6 Langit by Plataran – Cafe dengan View 360° Borobudur

Kalau kamu ingin merasakan suasana mewah dengan pemandangan spektakuler, 6 Langit by Plataran adalah jawabannya. Lokasinya agak naik ke bukit, tapi begitu sampai kamu akan terpesona.

Yang spesial:

  • View 360 derajat, bisa melihat Borobudur, Gunung Merapi, Sumbing, Merbabu, sampai Andong.
  • Menu makanan western & lokal dengan kualitas hotel bintang lima.
  • Suasana romantis, cocok untuk dinner couple.

Tips dari pengalaman saya: datang menjelang sore menjelang sunset, jangan lupa bawa kamera karena fotonya luar biasa indah.


4. Phuket Borobudur – Cafe dengan Sentuhan Thailand

Kalau kamu ingin suasana berbeda, Phuket Borobudur menawarkan konsep ala Thailand. Saya suka mampir ke sini kalau ingin makan dengan suasana semi-resort.

Kenapa enak buat dikunjungi:

  • Menu ada yang khas Thailand tapi juga ada makanan lokal.
  • Tempat luas dengan gaya arsitektur tropis.
  • Suasana tenang, cocok untuk santai atau ngobrol lama.

Tips dari saya: coba menu seafood mereka. Rasanya segar dan pas banget dinikmati sambil duduk di area outdoor.


5. Nalendro Cafe Borobudur – Cafe Modern dengan Suasana Cozy

Kalau kamu lebih suka cafe bergaya modern, Nalendro Cafe Borobudur bisa jadi pilihan. Tempat ini populer di kalangan anak muda dan keluarga muda.

Yang bikin saya betah:

  • Interior modern tapi tetap ada nuansa Jawa.
  • Menu kopi lengkap, dari espresso, cappuccino, sampai kopi tubruk lokal.
  • Ada pilihan makanan ringan dan dessert.

Tips dari saya: cocok buat nongkrong malam hari atau sekadar ngopi santai setelah seharian jalan-jalan di Candi Borobudur.


Penutup

Sebagai orang lokal yang sudah lama tinggal di Borobudur, saya merasa bangga sekarang banyak pilihan cafe yang nyaman, enak, dan cocok untuk berbagai kebutuhan.

Kalau kamu tanya mana favorit saya? Saya pribadi paling sering ke Kedai Bukit Rhema karena cocok untuk keluarga, anak-anak bisa main, dan makanannya selalu bikin kangen.

Semoga artikel ini bisa jadi panduan buat kamu yang lagi cari cafe Borobudur Magelang terdekat dari Candi Borobudur.

👉 Kalau artikel ini bermanfaat, jangan lupa share ke temanmu yang mau liburan ke Borobudur, ya!

Cafe Borobudur Terlengkap 2025: Review Jujur 13 Tempat!

Hai, teman-jalan! Saya tahu persis perasaanmu. Setelah berjam-jam terpukau menjelajahi megahnya Candi Borobudur, berkeliling di bawah terik matahari, yang ada di pikiranmu pasti: “Duh, enaknya ngopi atau makan di mana ya yang dekat, nyaman, dan pastinya Instagramable?”

Tenang, kamu datang ke tempat yang tepat. Sebagai salah satu penulis di cafeborobudur.com dan pencinta kuliner sejati di kawasan ini, saya sudah menjelajahi hampir semua sudut untuk menemukan cafe Borobudur terbaik. Ini bukan sekadar daftar, tapi ini adalah panduan personal dari pengalaman saya, lengkap dengan tips jujur agar kamu mendapatkan pengalaman terbaik.

Artikel ini adalah direktori terlengkap dan ter-update untuk tahun 2025. Yuk, kita mulai petualangan kuliner di sekitar Candi Borobudur!

Cafe & Resto dengan Pemandangan Epik Candi Borobudur

Ini adalah kategori “juara”-nya. Menikmati secangkir kopi dengan latar belakang siluet Candi Borobudur adalah pengalaman yang tidak akan pernah kamu lupakan.

1. Kedai Bukit Rhema

Lokasinya satu komplek dengan Gereja Ayam yang ikonik. Banyak yang tidak tahu kalau di puncaknya, ada kedai kecil yang pemandangannya luar biasa.

Bintang Emon Di Cafe Borobudur
Bintang Emon Di Cafe Borobudur
  • Kenapa kamu harus ke sini:
    • View Juara: Dari sini, kamu bisa melihat Candi Borobudur dari kejauhan, dikelilingi hijaunya perbukitan Menoreh. Pemandangan terbaik menurut saya!
    • Harga Terjangkau: Menunya sederhana (kopi, teh, singkong goreng), tapi harganya sangat ramah di kantong. Tiket masuk Gereja Ayam biasanya sudah termasuk voucher yang bisa ditukar di sini.
    • Unik & Berkesan: Pengalaman ngopi di “mahkota” Gereja Ayam itu sendiri sudah sangat unik dan berbeda dari yang lain.
  • Tips dari Pengalaman Saya: Datanglah saat pagi hari sekitar jam 8-10 pagi saat udara masih segar dan kabut tipis mulai terangkat, atau sore hari sekitar jam 4 sore untuk suasana yang lebih syahdu. Tempatnya tidak terlalu besar, jadi hindari jam puncak liburan jika ingin lebih santai.
  • Untuk Booking : 085725779520
  • Untuk peta bisa kunjungi google maps kedai bukit rhema.

2. Plataran Borobudur Resort & Spa

Kalau kamu mencari kemewahan dengan pemandangan Candi Borobudur yang magis, Plataran adalah jawabannya. Ada beberapa spot makan di sini, seperti Stupa Restaurant atau Enam Langit by Plataran.

  • Kenapa kamu harus ke sini:
    • Pemandangan Premium: Dari restorannya, Candi Borobudur terlihat jelas dan megah, terutama saat sunrise atau sunset.
    • Pelayanan Bintang Lima: Kamu akan dilayani seperti raja. Semua stafnya sangat ramah dan profesional.
    • Cocok untuk Momen Spesial: Tempat ini sempurna untuk makan malam romantis, perayaan, atau sekadar memanjakan diri.
  • Tips dari Pengalaman Saya: Tidak harus menginap untuk makan di sini. Lakukan reservasi terlebih dahulu, terutama untuk Enam Langit. Coba paket “Breakfast with a View” mereka jika kamu punya budget lebih, itu adalah pengalaman yang tak terlupakan.
  • Untuk peta bisa kunjungi Google Maps

3. Resto Borobudur

Dulu, ini adalah satu-satunya akses untuk melihat sunrise di Candi Borobudur. Meskipun aturannya sudah berubah, restorannya tetap menjadi salah satu yang terbaik dengan view langsung ke taman candi.

  • Kenapa kamu harus ke sini:
    • Lokasi Paling Dekat: Secara harfiah, kamu makan di halaman Candi Borobudur. Udaranya sangat asri dan tenang.
    • Menu Khas Jawa: Mereka menyajikan hidangan prasmanan dengan menu tradisional Jawa yang otentik dan lezat.
    • Ideal untuk Rombongan: Tempatnya sangat luas, jadi sangat cocok jika kamu datang bersama keluarga besar atau rombongan wisata.
  • Tips dari Pengalaman Saya: Setelah lelah menjelajahi candi, berjalan sedikit ke Manohara Resto adalah pilihan paling praktis. Harga memang sedikit pricey, tapi sebanding dengan lokasi dan suasana yang didapat.

Cafe Kekinian & Cozy di Jantung Borobudur

Bagi kamu yang mencari tempat nongkrong asyik, Wi-Fi kencang, dan kopi yang enak, beberapa coffee shop modern ini adalah pilihan tepat.

4. Janji Hati Coffee & Kitchen

Bukan, ini bukan Janji Jiwa. Janji Hati Borobudur adalah coffee shop lokal dengan konsep yang sangat matang. Interiornya modern-industrialis dan sangat nyaman.

  • Kenapa kamu harus ke sini:
    • Kopi Spesialti: Mereka serius soal kopi. Biji kopinya berkualitas dan disajikan oleh barista yang andal. Salah satu kopi terenak di area ini.
    • Tempat Kerja yang Nyaman: Dengan Wi-Fi yang stabil dan banyak colokan, ini adalah tempat favorit saya untuk bekerja atau sekadar browsing santai.
    • Menu Makanan Lengkap: Tidak hanya kopi, makanan berat dan camilannya juga enak-enak. Chicken katsu-nya wajib kamu coba!
  • Tips dari Pengalaman Saya: Coba es kopi susu andalan mereka. Tempat ini cukup ramai di akhir pekan, jadi datanglah sedikit lebih awal jika ingin mendapatkan spot duduk favorit.
  • Maps Google Maps Kunjungi Ini

5. UPRUS Coffee & Co.

Sebuah hidden gem yang mungil tapi sangat berkesan. Desainnya minimalis dengan sentuhan kayu yang hangat, membuat suasananya sangat homey.

  • Kenapa kamu harus ke sini:
    • Suasana Intim: Karena tempatnya tidak terlalu besar, suasananya jadi lebih tenang dan personal. Cocok untuk ngobrol santai.
    • Harga Mahasiswa: Dibandingkan coffee shop sekelasnya, harga di UPRUS sangat bersahabat.
    • Lokasi Strategis: Tidak jauh dari pintu keluar Candi Borobudur, mudah ditemukan.
  • Tips dari Pengalaman Saya: Tempat ini pas untuk mampir sejenak melepas lelah setelah dari candi sebelum melanjutkan perjalanan. Parkir mobil mungkin sedikit terbatas, jadi lebih mudah jika kamu menggunakan motor.

6. Omah Kopi Borobudur

Seperti namanya, tempat ini terasa seperti di “rumah”. Bangunannya adalah rumah joglo yang disulap menjadi kedai kopi dengan halaman yang asri.

  • Kenapa kamu harus ke sini:
    • Atmosfer Jawa yang Kental: Ngopi di teras rumah joglo sambil melihat kesibukan desa adalah pengalaman yang menenangkan.
    • Kopi Lokal Magelang: Mereka sering menyajikan biji kopi dari petani lokal di sekitar Magelang. Rasanya otentik!
    • Ada Menu Tradisional: Selain kopi, coba juga wedang uwuh atau teh jahe sereh mereka yang menghangatkan badan.
  • Tips dari Pengalaman Saya: Ajak teman ngobrolmu ke sini. Suasananya sangat mendukung untuk percakapan yang dalam dan santai. Tanyakan pada barista tentang cerita di balik kopi yang mereka sajikan hari itu.
  • Untuk google Maps Kunjungi Ini.

Cafe & Resto dengan Suasana Sawah yang Bikin Adem

Bosan dengan view candi? Pemandangan hamparan sawah hijau dengan latar perbukitan juga tidak kalah menenangkan, lho!

7. Truntum Gas Block

Tempat ini sedang naik daun! Konsepnya semi-outdoor di tengah sawah dengan bangunan utama yang estetik. Sangat fotogenik di setiap sudutnya.

  • Kenapa kamu harus ke sini:
    • Instagramable Maksimal: Setiap sudutnya, mulai dari bangunan, jembatan kayu, hingga pemandangan sawahnya, sangat layak untuk diabadikan.
    • Pilihan Menu Beragam: Menunya sangat variatif, dari masakan Indonesia hingga Western, jadi semua anggota keluarga pasti menemukan favoritnya. Ada pilihan menu anak juga.
    • Area Outdoor Luas: Anak-anak bisa berlarian dengan bebas di area taman dan sawahnya.
  • Tips dari Pengalaman Saya: Waktu terbaik untuk datang adalah sore hari menjelang matahari terbenam. Cahayanya sangat cantik untuk berfoto. Gunakan losion anti nyamuk jika kamu duduk di area outdoor saat senja.

8. Caping Resto Borobudur

Sesuai namanya, atap saung-saung di sini berbentuk caping petani. Lokasinya benar-benar di tepi sawah aktif, memberikan pengalaman pedesaan yang otentik. Ini review Caping Resto Borobudur.

  • Kenapa kamu harus ke sini:
    • Suasana Pedesaan Asli: Kamu bisa melihat petani beraktivitas di sawah sambil menikmati hidangan. Sangat menenangkan.
    • Menu Ikan Bakar Juara: Spesialisasi mereka adalah ikan air tawar bakar. Bumbunya meresap dan disajikan dengan sambal yang mantap.
    • Harga Keluarga: Harganya sangat masuk akal, cocok untuk makan besar bersama keluarga atau rombongan.
  • Tips dari Pengalaman Saya: Pesan satu paket komplet dengan nasi, ikan bakar, sayur asem, dan sambal. Dijamin puas! Tempat ini bisa jadi sangat terik di siang hari, pilih saung yang posisinya paling teduh.

9. Kopi Mpat

Sedikit bergeser dari Borobudur ke arah Muntilan, tapi sangat layak untuk dikunjungi. Kopi Mpat menawarkan pemandangan sawah dengan latar belakang Gunung Merapi dan Merbabu di kejauhan pada hari yang cerah.

  • Kenapa kamu harus ke sini:
    • Pemandangan Sawah & Gunung: Kombinasi pemandangan yang langka dan spektakuler.
    • Arsitektur Unik: Bangunannya semi terbuka dengan material bambu dan kayu, menyatu dengan alam sekitar.
    • Suasana Tenang: Lokasinya yang sedikit masuk ke dalam desa membuatnya jauh dari kebisingan jalan raya.
  • Tips dari Pengalaman Saya: Cek ramalan cuaca sebelum ke sini. Pemandangan terbaik hanya didapat saat cuaca cerah. Perjalanan masuk ke lokasinya melewati jalan desa yang cukup sempit, jadi berhati-hatilah saat berkendara.

Pilihan Lain yang Tidak Kalah Menarik

Berikut adalah beberapa tempat lain yang juga menjadi favorit saya dan layak kamu coba.

10. Stupa Restaurant by Plataran

Bagian dari Plataran Heritage, menawarkan masakan Indonesia kelas atas dalam suasana taman yang indah.

11. Watu Putih

Resto dengan konsep galeri seni. Setiap sudutnya artistik, makanannya lezat, dan pemandangannya langsung ke sawah dan bukit.

12. Alea Coffee Shop

Coffee shop mungil dan tersembunyi dengan kopi yang enak dan suasana yang sangat tenang.

13. Phuket Borobudur

Jangan terkecoh namanya, ini bukan restoran Thailand. Ini adalah restoran lokal dengan nama yang unik, menyajikan masakan Jawa dan Indonesia dengan harga yang sangat terjangkau. Populer di kalangan wisatawan lokal.

& Rekomendasi Pribadi Saya

Memilih satu yang terbaik itu sulit, karena setiap tempat punya pesonanya sendiri. Tapi jika kamu memaksa saya untuk memilih, ini 3 rekomendasi teratas saya berdasarkan kebutuhan:

  • Untuk View Terbaik: Kedai Bukit Rhema. Pengalaman ngopi dengan view Candi Borobudur dari atas Gereja Ayam itu tak ada duanya.
  • Untuk Kopi & Kerja: Janji Hati Coffee & Kitchen. Kualitas kopinya serius, tempatnya nyaman, dan Wi-Fi-nya bisa diandalkan.
  • Untuk Suasana Sawah & Keluarga: Truntum Gas Block. Tempatnya luas, fotogenik, dan pilihan menunya beragam untuk semua usia.

Semoga panduan lengkap ini membantumu menemukan tempat yang sempurna untuk bersantai setelah menikmati keagungan Candi Borobudur. Setiap tempat memiliki cerita dan rasanya sendiri, jadi jangan ragu untuk menjelajah!

Merasa artikel ini bermanfaat?

Jangan simpan sendirian! Yuk, bagikan artikel ini ke media sosial kamu agar teman-temanmu yang berencana ke Borobudur juga tidak kebingungan mencari tempat makan dan ngopi yang asyik.

Selamat berpetualang kuliner di Borobudur!

Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan Pengunjung

Cafe mana yang paling ramah anak (kid-friendly) di Borobudur?

Tentu saja! Pilihan utamanya adalah Truntum Gas Block dan Caping Resto karena punya area outdoor di tengah sawah yang sangat luas, jadi anak-anak bisa bebas berlari dan bermain. Namun, pilihan yang tak kalah seru adalah Kedai Bukit Rhema (Punakawan). Selain pemandangannya yang luar biasa, di kompleks Gereja Ayam ini sekarang tersedia playground sederhana yang pasti disukai anak-anak.

Saya butuh tempat untuk meeting atau kerja tim, adakah cafe yang menyediakan fasilitas tersebut?

Ada beberapa pilihan. Jika kamu mencari suasana yang lebih formal dengan fasilitas lengkap, Plataran Borobudur atau Manohara Resto bisa menyediakan ruang privat. Namun, jika kamu ingin suasana meeting yang unik dan inspiratif, saya sangat merekomendasikan Kedai Bukit Rhema. Mereka memiliki area semi-outdoor yang bisa disiapkan untuk acara grup atau meeting santai dengan latar pemandangan perbukitan Menoreh yang memukau.

Saya tidak hanya cari makan, tapi juga pengalaman unik. Cafe mana yang menawarkannya?

Untuk pengalaman yang lengkap, juaranya adalah Kedai Bukit Rhema. Kamu tidak hanya sekadar ngopi. Di satu kawasan yang sama, kamu bisa mengikuti paket wisata unik seperti belajar membatik, ikut paket sunrise tour, menyewa sepeda ontel keliling desa, atau bahkan berkeliling dengan mobil VW Safari. Ini adalah paket komplit “one-stop experience” di Borobudur.

Sebagai pencinta kopi sejati, di mana saya bisa menemukan kopi terenak dan paling ‘serius’?

Jika seleramu adalah kopi spesialti modern dengan penyajian yang presisi, kamu wajib ke Janji Hati Coffee & Kitchen. Mereka adalah yang terbaik dalam hal ini. Namun, jika kamu ingin mencicipi kopi lokal otentik dengan suasana tradisional Jawa yang kental, pergilah ke Omah Kopi Borobudur. Keduanya menawarkan pengalaman ngopi terbaik dengan gayanya masing-masing.

Cafe mana yang punya view sunset terbaik selain dari Candi Borobudur?

Pilihan saya jatuh pada Kedai Bukit Rhema. Posisinya yang tinggi menghadap ke barat membuatnya jadi spot sempurna untuk melihat matahari terbenam di balik perbukitan. Pilihan kedua adalah Truntum Gas Block atau Kopi Mpat, di mana kamu bisa menikmati siluet senja dengan latar hamparan sawah yang menenangkan.

Tempat makan mana yang paling direkomendasikan untuk rombongan besar keluarga?

Untuk rombongan, kamu butuh tempat yang luas dan menu yang beragam, bisa di Kedai Bukit Rhema. Manohara Resto Borobudur adalah pilihan paling praktis karena lokasinya di dalam kompleks candi dan sistemnya prasmanan. Pilihan lain yang sangat bagus adalah Caping Resto Borobudur, dengan saung-saung terpisah yang cocok untuk grup besar dan menu masakan Indonesia yang pasti disukai semua anggota keluarga.

Mana cafe yang paling romantis untuk dikunjungi bersama pasangan?

Kedai Bukit Rhema, apalagi historis kembalinya Cinta Ke Rangga di Film AADC 2 juga karena Gedung di area ini. Untuk kencan mewah dan tak terlupakan, tidak ada yang mengalahkan Plataran Borobudur (Stupa Restaurant atau Enam Langit), terutama saat makan malam. Namun, untuk suasana romantis yang lebih artistik dan tenang, saya sarankan Watu Putih saat sore hari. Pemandangan, seni, dan makanannya menjadi satu kesatuan yang indah.

Saya punya budget terbatas. Adakah cafe atau resto yang harganya terjangkau?

Pasti ada! Untuk ngopi dan camilan, UPRUS Coffee & Co. menawarkan harga yang sangat bersahabat. Untuk makanan berat yang murah meriah dan populer di kalangan wisatawan, kamu bisa mampir ke Phuket Borobudur. Harga makanan di Kedai Bukit Rhema juga sangat terjangkau, terutama untuk minuman dan makanan ringannya.

Apakah ada cafe yang buka sampai malam di sekitar Borobudur?

Kawasan Borobudur cenderung lebih tenang di malam hari. Namun, beberapa tempat seperti Janji Hati Coffee & Kitchen atau Truntum Gas Block biasanya buka hingga lebih malam dibandingkan resto lainnya, sekitar pukul 9 atau 10 malam. Tapi, saya sangat sarankan kamu untuk selalu mengecek jam operasional terbaru mereka di Google Maps sebelum berkunjung, ya!

Adakah cafe yang menyediakan pilihan menu vegetarian?

Tentu. Restoran yang lebih besar seperti Stupa Restaurant by Plataran dan Manohara Resto memiliki pilihan menu vegetarian yang jelas atau bisa mengakomodasi permintaan khusus. Untuk cafe lain, biasanya mereka bisa membuatkan menu seperti nasi goreng vegetarian jika kamu memintanya. Jangan ragu untuk bertanya langsung kepada stafnya.