Makanan Khas Magelang Yang Melegenda: Kupat Tahu Magelang Sebagai Rasa Asli Kota Sejuta Bunga

2
43
Kupat Tahu Magelang
Kupat Tahu

Halo! Kalau kamu sedang merencanakan perjalanan ke arah Jawa Tengah, khususnya melewati daerah Magelang, ada satu makanan khas Magelang yang rasanya sayang kalau dilewatkan begitu saja. Bukan cuma soal kemegahan Candi Borobudur atau udara sejuk di lereng Gunung Merapi, tapi juga tentang sepiring hidangan sederhana yang punya tempat istimewa di hati warga lokal maupun wisatawan: kupat tahu Magelang. Dalam setiap perjalanan wisata kuliner Magelang, aroma bawang putih goreng dan siraman kuah cokelat bening dari hidangan ini hampir selalu menjadi penanda bahwa kamu sedang berada di kota yang kaya rasa dan tradisi.

Bagi saya, mencicipi kuliner khas Magelang langsung di tempat asalnya selalu memberikan pengalaman yang berbeda. Ada semacam ikatan emosional antara suasana kota yang tenang dengan rasa makanan yang autentik. Kupat tahu di sini bukan sekadar makanan pengganjal lapar, melainkan representasi dari kesederhanaan dan kehangatan masyarakat Magelang. Sebelum kita masuk ke daftar tempat makannya, saya ingin berbagi sedikit cerita tentang apa yang membuat hidangan ini terasa begitu istimewa dibandingkan versi kupat tahu dari daerah lain yang mungkin pernah kamu coba.

Baca juga : Menjelajahi Rasa dan Suasana: Tempat Makan untuk Libur Lebaran 2026 di Magelang — A Serene Culinary Escape

Memahami Perbedaan: Kupat Tahu Magelang vs Bandung dan Singaparna

Makanan Khas Magelang

Mungkin kamu pernah bertanya-tanya, apa sih yang membedakan kupat tahu Magelang dengan versi Bandung atau Singaparna yang lebih sering ditemui di kota-kota besar? Sebagai salah satu makanan khas Magelang, hidangan ini punya karakter yang cukup kontras. Perbedaan utamanya terletak pada tekstur dan racikan bumbunya. Kalau kamu terbiasa dengan kupat tahu versi Bandung atau Singaparna, biasanya kamu akan menemukan saus kacang yang sangat kental, halus, dan cenderung berlemak karena kacangnya digiling hingga benar-benar lembut.

Nah, di Magelang, ceritanya berbeda. Kupat tahu Magelang sebagai bagian dari kuliner khas Magelang justru menggunakan kuah yang lebih encer dan ringan. Kuah ini dibuat dari campuran air, gula jawa (gula merah), dan berbagai rempah yang menghasilkan warna cokelat gelap namun tetap bening. Kacang tanahnya tidak digiling halus menjadi pasta, melainkan ditumbuk kasar atau bahkan dibiarkan sedikit utuh. Saat disajikan, bumbu bawang putih dan cabai akan diulek langsung di atas piring sebelum disiram kuah. Hasilnya adalah rasa yang lebih segar, tidak terlalu berat, dengan perpaduan manis-gurih yang seimbang—sebuah ciri khas makanan tradisional Magelang yang sederhana namun berkesan. Isiannya pun cukup melimpah, mulai dari ketupat, tahu goreng, tauge, irisan kol mentah, hingga taburan seledri dan bawang goreng yang memperkaya aroma.

Baca juga : Jejak Kasih di Akhir 2025: Cerita Kedai Bukit Rhema Menyiapkan 250 Nasi Box untuk Natal Panti Betesda

Rekomendasi Tempat Menikmati Kupat Tahu di Magelang

Selama beberapa kali kunjungan saya ke Magelang, saya sempat mampir ke beberapa kedai yang menurut saya punya karakter rasa yang unik. Masing-masing tempat punya “rahasia” sendiri pada racikan kecap atau cara menggoreng tahunya. Berikut adalah beberapa tempat yang bisa kamu pertimbangkan saat berkunjung ke sana:

1. Kupat Tahu Pak Slamet

Makanan Khas Magelang
Kupat Tahu

Tempat ini sering dianggap sebagai salah satu pionir kupat tahu Magelang dan termasuk dalam jajaran kuliner Magelang legendaris yang hingga kini selalu ramai pengunjung. Sebagai bagian dari makanan khas Magelang, Kupat Tahu Pak Slamet dikenal dengan tekstur tahunya yang digoreng pas—tidak terlalu kering namun tetap lembut di dalam. Kuahnya memiliki keseimbangan rasa manis yang pas, khas makanan tradisional Magelang, sehingga tidak membuat enek meski disantap di siang hari. Jika kamu sedang menjelajahi wisata kuliner Magelang dan mencari tempat makan khas Magelang dengan suasana otentik dan bersahaja, kedai ini sangat layak untuk dikunjungi saat jam makan siang.

Artikel Rekomendasi  Cozy Dining: Tempat Makan untuk Buka Puasa Magelang yang Nyaman untuk Ramadan 2026

2. Kupat Tahu Blabak Bu Asih

Jika kamu datang dari arah Yogyakarta menuju Magelang, kamu akan melewati daerah Blabak. Di sini ada Kupat Tahu Bu Asih yang cukup populer. Ciri khas kupat tahu daerah Blabak biasanya terletak pada porsinya yang mantap. Saya ingat betul betapa segarnya sayuran kol dan tauge di sini. Kuahnya cenderung lebih pekat rasa gula jawanya, memberikan sensasi karamel tipis saat bercampur dengan gurihnya kacang tanah.

3. Kupat Tahu Dompleng

Namanya cukup unik, ya? Kupat Tahu Dompleng ini terletak di kawasan Blabak juga. Kenapa disebut dompleng? Konon katanya dulu penjualnya berjualan dengan cara “numpang” atau membonceng. Terlepas dari sejarah namanya, rasa kupat tahunya benar-benar jujur. Potongan ketupatnya pulen dan ukurannya pas. Saus kacangnya yang ditumbuk kasar memberikan tekstur “crunchy” di tengah lembutnya tahu goreng.

4. Kupat Tahu Pak Pangat

Bagi saya, Kupat Tahu Pak Pangat punya keunggulan di bumbu uleknya. Aroma bawang putihnya sangat kuat dan menggugah selera. Mereka juga sangat royal dengan taburan seledri dan bawang gorengnya. Makan di sini terasa sangat “homey” atau terasa seperti masakan rumah yang dibuat dengan sepenuh hati. Tempatnya bersih dan pelayanannya pun ramah, ciri khas orang Magelang yang santun.

5. Kupat Tahu Pojok

Tempat yang satu ini mungkin yang paling sering didengar oleh wisatawan karena lokasinya yang strategis di dekat Alun-alun Magelang. Sesuai namanya, kedainya berada di pojokan jalan. Banyak tokoh ternama hingga artis yang menyempatkan mampir ke sini. Keistimewaannya menurut saya adalah konsistensi rasanya. Dari dulu sampai sekarang, rasa kuahnya tetap sama. Mereka menggunakan kecap lokal yang memberikan rasa manis yang dalam dan tidak bisa ditemukan di kecap pabrikan besar.

6. Kupat Tahu Pak Larto

Kalau kamu ingin mencoba tempat yang mungkin tidak terlalu penuh sesak oleh turis namun sangat dicintai warga lokal, cobalah ke Kupat Tahu Pak Larto. Rasa bumbunya cenderung lebih berani, terutama jika kamu memesan tingkat kepedasan yang agak tinggi. Perpaduan cabai rawit segar dengan kuah gula jawa yang hangat memberikan sensasi yang bikin nagih.

Tips Agar Pengalaman Makanmu Makin Berkesan

Maknanan Khas magelang

Makan kupat tahu sebenarnya simpel saja, tapi ada beberapa cara yang sering saya lakukan supaya rasanya makin mantap. Pertama, jangan ragu untuk minta tambahan telur dadar. Beberapa kedai menyediakannya sebagai menu tambahan. Telur dadar yang gurih akan menyerap kuah manis kupat tahu, menciptakan kombinasi rasa yang luar biasa. Selain itu, tingkat kepedasan adalah kunci. Saya biasanya memesan dengan dua atau tiga cabai rawit agar rasa manis dari kuahnya tidak terlalu dominan.

Kedua, lengkapi sajianmu dengan kerupuk. Di Magelang, biasanya tersedia kerupuk kaleng atau kerupuk gendar (kerupuk dari nasi). Meremukkan kerupuk di atas piring kupat tahu yang penuh kuah akan menambah tekstur saat dikunyah. Terakhir, soal minuman. Untuk menetralisir rasa manis dan bumbu bawang, saya sangat menyarankan kamu memesan wedang jahe susu atau kunir asam jika tersedia. Wedang jahe yang hangat akan membuat perut terasa nyaman setelah menyantap makanan yang kaya rempah.

Menjelajahi Rasa di Kota Magelang

Perjalanan kuliner di Magelang memang tidak pernah membosankan. Kupat tahu mengajarkan saya bahwa kelezatan tidak selalu datang dari bahan-bahan mewah, melainkan dari cara mengolah bahan sederhana dengan ketulusan. Setiap kedai yang saya sebutkan di atas tentu punya penggemarnya masing-masing, dan tidak ada salahnya kamu mencoba salah satunya untuk membuktikan sendiri mana yang paling cocok dengan lidahmu.

Jadi, kapan rencana kamu main ke Magelang? Jangan lupa siapkan ruang di perutmu untuk menikmati sepiring kupat tahu yang hangat. Semoga cerita pengalaman saya ini bisa membantu kamu menentukan pilihan saat nanti berkeliling di kota yang tenang ini. Selamat berwisata kuliner dan selamat menikmati setiap suapannya!

2 COMMENTS

  1. […] Mencari tempat ngopi Magelang sebenarnya tidak sulit, terutama di kawasan cafe dekat Candi Borobudur yang kini semakin berkembang. Namun, menemukan cafe nyaman di Magelang dengan keseimbangan antara rasa makanan yang pas, suasana tenang, dan panorama alam yang memanjakan mata tentu butuh sedikit kurasi. Berdasarkan pengalaman saya berkeliling di area cafe outdoor sekitar Borobudur, ada beberapa rekomendasi cafe Magelang yang menurut saya sangat layak dikunjungi, mulai dari cafe Borobudur view alam hingga cafe dengan view sawah Borobudur, cocok bagi kamu yang ingin menikmati cafe outdoor Borobudur dengan suasana lega dan jauh dari kebisingan kota.Baca juga : Makanan Khas Magelang Yang Melegenda: Kupat Tahu Magelang Sebagai Rasa Asli Kota Sejuta Bunga […]

  2. […] Beberapa waktu lalu, saya sempat berkeliling Magelang untuk mencari beberapa tempat ngopi Magelang yang asyik dan nyaman. Bukan sekadar mencari tempat yang viral, tapi saya lebih tertarik pada cafe nyaman di Magelang yang cocok untuk berbincang lama, menikmati senja, atau sekadar melepas penat. Mulai dari cafe dengan view gunung Magelang, cafe rooftop Magelang, hingga cafe dekat Borobudur yang menawarkan suasana tenang, semuanya punya daya tarik masing-masing. Bagi Sobat Makan yang sedang merencanakan akhir pekan atau mencari rekomendasi cafe Magelang, terutama cafe outdoor dekat Borobudur, beberapa tempat yang akan saya ceritakan berikut ini layak masuk dalam daftar kunjungan.Baca juga : Makanan Khas Magelang Yang Melegenda: Kupat Tahu Magelang Sebagai Rasa Asli Kota Sejuta Bunga […]