Borobudur itu punya “ritme” sendiri. Pagi ramai rombongan, siang mulai padat, lalu sore sering terasa lebih adem—apalagi kalau cuaca lagi mendung. Di momen seperti ini, Resto dan Cafe Kedai Bukit Rhema sering masuk pilihan buat kamu yang ingin makan sambil istirahat, tanpa harus buru-buru.
Kali ini konteksnya simpel: liburan Imlek, dan kamu pengin cobain Lontong Cap Go Meh. Kedai Bukit Rhema menarik karena lokasinya masih area Borobudur, tempatnya luas, dan pemandangannya memang jadi daya tarik utama.
Apa itu Lontong Cap Go Meh?
Kalau kamu belum familiar, Lontong Cap Go Meh itu salah satu hidangan peranakan Tionghoa-Indonesia yang biasanya hadir dekat perayaan Cap Go Meh. Secara umum, isinya lontong dengan lauk dan kuah yang “rame”—seringnya ada opor ayam, sayur, telur, sambal, dan pelengkap lain (tiap daerah bisa beda).

“Cap Go Meh” sendiri merujuk ke malam ke-15 setelah Tahun Baru Imlek. Jadi makanan ini sering dianggap simbol penutup rangkaian Imlek, sekaligus contoh akulturasi yang sudah lama hidup di Indonesia.
Yang menarik, rasanya biasanya tidak ekstrem. Ada gurih santan, ada segar dari sayur/pelengkap, dan ada pedas yang bisa kamu atur dari sambalnya.
Baca Juga : Destinasi Wisata Saat Lebaran di Magelang: Bukit Rhema yang sering dipilih setelah Borobudur
Menu Lontong Cap Go Meh itu ada setiap hari besar Imlek saja?

Di banyak tempat, Lontong Cap Go Meh memang identik dengan musim Imlek–Cap Go Meh. Tapi sekarang ada juga yang menjualnya di luar musim karena peminatnya banyak, terutama untuk sarapan atau brunch.
Nah, khusus di Kedai Bukit Rhema, Lontong Cap Go Meh ditampilkan sebagai “spesial menu” lewat unggahan resmi mereka. Ini biasanya jadi sinyal bahwa menunya bisa bersifat musiman atau periode tertentu.
Kalau kamu datang jauh-jauh demi menu ini, saran paling aman: cek info terbaru di kanal resmi mereka (misalnya Instagram) atau kontak dulu sebelum berangkat. Jadi kamu tidak datang pas menunya sudah habis atau periodenya sudah lewat.
Di Magelang, cobain Lontong Cap Go Meh di Kedai Bukit Rhema

Yang bikin Kedai Bukit Rhema enak untuk momen liburan itu kombinasi “dekat tapi terasa lepas dari keramaian.” Lokasinya ada di Kurahan, Karangrejo, Borobudur—masih Magelang, tapi suasananya sudah perbukitan.
Kedai ini juga dikenal sebagai bagian dari kawasan Bukit Rhema (yang banyak orang sebut “Gereja Ayam”). Jadi, kalau itinerary kamu memang mampir area Bukit Rhema, sekalian makan di kedainya terasa praktis.
Kalau kamu datang untuk Lontong Cap Go Meh, bayangin vibe-nya begini: makan yang “hangat dan mengenyangkan,” lalu kamu punya alasan untuk duduk lebih lama sambil lihat bukit. Cocok banget untuk keluarga yang pengin makan sambil ngobrol, bukan sekadar “isi perut lalu cabut.”
Kenapa Resto dan Cafe Kedai Bukit Rhema cocok untuk makan bareng keluarga?
Pertama: kapasitas duduknya jelas kebantu untuk keluarga. Di info resminya, area lantai 2 dan 3 punya puluhan kursi indoor dan semi-outdoor, dan ada ruang private untuk sekitar 8 orang kalau kamu butuh suasana lebih tenang.
Kedua: pemandangannya bukan tempelan. Dari area lantai atas, kamu bisa melihat perbukitan Menoreh, dan pada kondisi tertentu bisa dapat lanskap gunung-gunung di kejauhan.
Ketiga: ini tipe tempat yang enak untuk “multi-generasi.” Anak bisa tetap menikmati suasana baru, orang tua dapat tempat duduk yang lebih santai, dan kamu tidak harus terjebak suasana yang terlalu bising.
Kalau kamu datang rombongan saat musim liburan, mereka juga menyarankan reservasi supaya alur servis dan posisi duduk lebih jelas.
Sudut foto mana yang bagus untuk berfoto dengan keluarga?
Kalau kamu datang ke tempat dengan view, foto keluarga itu biasanya lebih bagus kalau kamu sudah tahu “tujuan fotonya.” Mau yang fokus ke orang, atau mau yang sekaligus menangkap lanskap.
Beberapa spot yang sering jadi andalan:
Area semi-outdoor lantai 2
Enak untuk foto keluarga yang natural. Kamu bisa ambil frame duduk santai, sambil latar belakangnya perbukitan.
Lantai 3 untuk “foto + view”
Kalau kamu mau hasil yang terasa liburan, lantai 3 biasanya lebih lega untuk ambil background luas. Apalagi kalau cuaca lagi bagus dan jarak pandang jauh.
Ruang private (kalau kamu datang ber-8)
Kalau keluarga kamu tipe yang cepat capek dan butuh tempat lebih “rapi,” ruang private bisa jadi opsi. Setelah itu, baru keluar sebentar untuk foto berlatar pemandangan.
Tips kecil dari mimin: kalau cuaca mendung atau habis gerimis, tunggu 10–15 menit. Kabut tipis sering bikin background terlihat lebih dramatis tanpa harus edit berlebihan.
Bagaimana cara ke Kedai Bukit Rhema dari Candi Borobudur?
Secara jarak, Bukit Rhema / Kedai Bukit Rhema sering disebut hanya sekitar 5 menitan dari Candi Borobudur, dengan perkiraan jarak beberapa kilometer.
Cara paling gampang untuk kamu:
- Buka Google Maps, ketik “Kedai Bukit Rhema” atau “Bukit Rhema”.
- Dari area Candi Borobudur, kamu tinggal ikuti rute ke arah Karangrejo/Kurahan sesuai petunjuk Maps.
- Menjelang lokasi, jalannya cenderung menanjak karena area perbukitan (jadi pastikan kendaraan fit, terutama kalau bawa keluarga).

Kotak Info Praktis
- Nama: Kedai Bukit Rhema (area Borobudur, Magelang)
- Alamat: Kurahan, Karangrejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah 56553
- Kontak: 0857-2577-9520 / Reservasi disini : Kedai Bukit Rhema
- Jam buka (info publik): sekitar 06.00–19.00 (bisa berubah saat momen tertentu)
- Spot keluarga: lantai 2 & 3 (indoor/semi outdoor) dan opsi ruang private
Tips singkat sebelum kamu berangkat
Datang lebih pagi kalau kamu pengin suasana lebih lengang. Jam ramai biasanya muncul saat jam makan siang dan musim liburan.
Kalau tujuan utama kamu Lontong Cap Go Meh, cek dulu posting terbaru mereka. Karena “spesial menu” itu bisa cepat habis atau hanya tersedia di periode tertentu.
Kalau kamu bawa keluarga besar, pertimbangkan reservasi supaya duduknya enak dan tidak terpencar.
FAQ – Pertanyaan Yang Sering Muncul
Apa itu Lontong Cap Go Meh dan kenapa identik dengan Imlek?
Lontong Cap Go Meh adalah hidangan peranakan yang biasanya hadir di rangkaian Imlek sampai Cap Go Meh. Umumnya berupa lontong dengan lauk dan kuah gurih, plus pelengkap yang bikin rasanya “ramai” tapi tetap familiar.
Lontong Cap Go Meh di Kedai Bukit Rhema tersedia setiap hari atau musiman?
Di banyak tempat, menu ini cenderung muncul saat periode Imlek/Cap Go Meh atau waktu tertentu. Biar aman, kamu sebaiknya cek info menu terbaru di kanal resmi Kedai Bukit Rhema atau tanya langsung sebelum datang.
Perlu reservasi nggak kalau datang bareng keluarga besar?
Kalau kamu datang rombongan (misalnya 6–10 orang) atau pas musim liburan, reservasi biasanya membantu supaya tidak repot cari meja dan duduknya bisa bareng. Cara paling praktis: hubungi kontak resmi atau DM akun resminya.
Bagaimana cara ke Kedai Bukit Rhema dari Candi Borobudur?
Rutenya bisa kamu ikuti lewat Google Maps dengan kata kunci “Kedai Bukit Rhema” atau “Bukit Rhema”. Karena area perbukitan, ada bagian jalan yang menanjak—pastikan kendaraan dalam kondisi fit dan kamu nyaman berkendara di jalur seperti itu.
Spot foto keluarga yang paling aman dan hasilnya bagus di Kedai Bukit Rhema di mana?
Kalau kamu ingin foto keluarga yang santai, cari area yang pencahayaannya merata dan background-nya lapang (biasanya area lantai atas lebih enak untuk menangkap view). Tips kecil: foto saat cuaca mendung/gerimis ringan sering bikin bukit berkabut tipis, hasilnya lebih dramatis tanpa harus edit berlebihan.
Wajib Datang Ke Kedai Bukit Rhema!
Kalau kamu lagi suasana Imlek dan pengin cobain Lontong Cap Go Meh sambil cari tempat makan yang bisa sekaligus jadi tempat istirahat, Resto dan Cafe Kedai Bukit Rhema layak kamu pertimbangkan. Tempatnya luas, view-nya memang jadi alasan banyak orang betah, dan jaraknya masih masuk akal dari pusat wisata Borobudur.
Kalau kamu mau, mimin bisa bikinin contoh itinerary “sehari di Borobudur” yang realistis: kapan sunrise, kapan makan, dan kapan enaknya naik ke spot foto supaya tidak keburu ramai.
