Cafe di Borobudur: 3 Rekomendasi Tempat Ngafe Santai, Mulai dari Kedai Bukit Rhema

0
1
cafe di borobudur
kedai bukit rhema

Borobudur itu punya ritme yang khas. Pagi sering ramai orang ke sunrise dan candi, siang panas dan padat, lalu sore biasanya jadi waktu paling enak buat “turun tempo”. Di momen inilah banyak orang mulai cari cafe di Borobudur buat ngopi, ngemil, atau sekadar duduk sambil merapikan rencana jalan.

Kalau kamu lagi di Magelang dan ingin ngafe tanpa drama, aku biasanya menyarankan kamu punya 2–3 opsi. Soalnya kondisi di lapangan bisa berubah: ada rombongan datang, cuaca mendadak gerimis, atau kamu tiba-tiba pengin suasana yang lebih sepi.

Di bawah ini aku rangkum 3 rekomendasi cafe di Borobudur versi pengalaman jalan santai: yang pertama Kedai Bukit Rhema, lalu dua opsi “tipe cafe” yang gampang kamu temukan di area Borobudur (tanpa bikin kamu nyasar).


3 rekomendasi cafe di Borobudur, yang pertama Kedai Bukit Rhema

Kalau kamu suka tempat yang lega dan tidak terasa sempit, Kedai Bukit Rhema sering jadi pilihan yang aman. Suasananya cenderung tenang, dan kamu bisa pilih spot duduk sesuai kebutuhan: mau ngobrol lama, mau istirahat habis keliling, atau sekadar ngopi sambil lihat pemandangan.

Yang aku suka dari ngafe di sini adalah “rasanya tidak diburu-buru”. Apalagi kalau kamu datang sebelum jam makan ramai, kamu bisa lebih leluasa pilih meja.
Lihat Lokasi : Google Maps

Suasananya seperti apa?

Kedai Bukit Rhema punya vibe perbukitan. Saat cuaca adem atau gerimis tipis, suasananya makin dapet: kabut tipis, hijau, dan enak buat slow down sebentar.

Buat kamu yang datang bareng keluarga atau rombongan kecil, tempat yang lapang itu membantu banget. Anak tidak cepat bosan, orang tua juga bisa duduk lebih nyaman.

Cocok untuk siapa?

  • Wisatawan Borobudur yang butuh tempat istirahat setelah keliling.
  • Keluarga muda yang pengin tempat lebih luas dan tidak terlalu padat.
  • Traveler yang bikin itinerary 2D1N/3D2N dan butuh titik “recharge”.
  • Warga lokal Magelang dan sekitar yang pengin nongkrong dengan suasana berbeda.
cafe di borobudur
kedai Bukit Rhema Borobudur

Rekomendasi kedua: cafe di jalur utama dekat Candi Borobudur

Kalau kamu tipenya “tidak mau muter jauh”, cari cafe dekat candi Borobudur. Biasanya lokasinya dekat arus wisata, jadi gampang dicapai dari penginapan, area parkir, atau setelah kamu keluar dari kawasan candi.

Tipe cafe seperti ini cocok saat kamu cuma punya waktu singkat. Misalnya kamu ingin ngopi 45–60 menit, lalu lanjut ke destinasi berikutnya.

cafe di borobudur

Suasananya seperti apa?

Biasanya lebih ramai dan lebih “hidup”. Cocok buat kamu yang suka lihat orang lalu-lalang, atau butuh tempat yang praktis tanpa banyak perjalanan tambahan.

Kalau kamu suka suasana yang lebih tenang, datanglah lebih pagi atau di jam nanggung. Jam-jam ini biasanya bikin kamu bisa dapat meja tanpa perlu menunggu lama.

Cocok untuk siapa?

  • Wisatawan yang jadwalnya padat dan butuh tempat singgah cepat.
  • Pasangan atau solo traveler yang cuma butuh kopi dan istirahat sebentar.
  • Traveler yang baru datang dan pengin “pemanasan” dulu sebelum jelajah desa.

    Baca juga : Tempat Makan Keluarga saat Lebaran

Rekomendasi ketiga: cafe di area desa wisata dan persawahan

Borobudur itu tidak cuma candi. Area desa wisata di sekitarnya sering punya cafe kecil atau tempat ngopi yang suasananya lebih hijau—kadang dekat sawah, kebun, atau jalur sepeda.

Artikel Rekomendasi  Keunggulan Konsep Rumah Urban: Hunian Modern yang Nyaman dan Fungsional

Tipe cafe ini enak kalau kamu sedang ingin suasana “lepas” dan tidak terlalu ramai. Biasanya cocok untuk duduk lebih lama sambil ngobrol pelan.

Suasananya seperti apa?

Lebih santai dan terasa lokal. Anginnya sering lebih enak, dan kamu bisa menikmati Borobudur dari sisi yang lebih tenang.

Kalau kamu habis aktivitas yang cukup ramai (candi, spot foto, pasar oleh-oleh), tipe tempat seperti ini sering jadi penyeimbang.

Cocok untuk siapa?

  • Kamu yang suka suasana hijau dan tidak terlalu ramai.
  • Keluarga yang pengin anak-anak “lebih bebas” (tetap diawasi ya).
  • Traveler yang punya waktu lebih longgar dan mau menikmati tempo pelan.

Dimana saja lokasi yang tepat untuk ngafe di area Borobudur?

Biar gampang memilih, aku biasanya membagi lokasi ngafe di Borobudur jadi tiga “zona” simpel:

Zona dekat arus wisata (paling praktis)

Ini area yang mudah dijangkau setelah kamu dari candi atau hotel. Enaknya: cepat, dekat, dan banyak pilihan.

Kalau tujuan kamu cuma istirahat sebentar, ini opsi yang paling masuk akal.

Zona perbukitan (suasana, view, dan udara)

Kalau kamu mencari tempat ngopi yang lebih tenang dan ada pemandangan, arah perbukitan biasanya terasa lebih “liburan”.

Kedai Bukit Rhema masuk kategori ini. Kamu dapat suasana yang cocok untuk istirahat lebih lama.

Zona desa wisata (lebih santai, lebih lokal)

Kalau kamu lagi eksplor desa—misalnya naik sepeda, keliling kampung, atau cari pengalaman lokal—zona ini cocok.

Biasanya kamu datang bukan karena “terdekat”, tapi karena pengin suasananya.


Kapan waktu yang tepat untuk bersantai di cafe tanpa risau cafe penuh?

Kalau kamu tidak suka cafe penuh, coba mainkan waktu. Ini pola yang biasanya membantu:

  • Pagi setelah aktivitas sunrise: banyak orang masih fokus perjalanan, beberapa cafe belum terlalu padat.
  • Sebelum jam makan siang: datang lebih awal bikin kamu lebih bebas pilih tempat duduk.
  • Sore menjelang malam: cocok untuk kamu yang ingin suasana lebih adem, tapi tetap perhatikan kemungkinan ramai saat weekend.

Kalau kamu liburan di tanggal ramai, punya “plan B” itu penting. Borobudur sering kedatangan rombongan, dan suasana bisa berubah cepat.


Mengapa cafe Bukit Rhema menjadi salah satu rekomendasi?

Karena kadang yang kita butuhkan saat liburan itu bukan sekadar kopi. Tapi tempat untuk berhenti sebentar, duduk nyaman, dan menikmati suasana.

Kedai Bukit Rhema terasa pas untuk itu: tempatnya lega, suasananya cenderung tenang, dan cocok buat berbagai tipe pengunjung. Buat keluarga, ruang yang lebih luas biasanya bikin semua orang lebih nyaman.

Kalau kamu juga tipe yang suka view dan udara perbukitan, tempat seperti ini bisa jadi “highlight kecil” di tengah itinerary Borobudur.


Bagaimana cara melakukan reservasi di cafe Kedai Bukit Rhema?

Kalau kamu datang berdua, biasanya lebih fleksibel. Tapi kalau kamu datang bareng keluarga, rombongan, atau punya waktu yang mepet, reservasi itu bikin lebih tenang.

Kamu bisa reservasi dengan menghubungi WhatsApp 0857-2577-9520. Saran aku, saat chat, tulis info ini biar cepat diproses:

  • Tanggal & perkiraan jam datang
  • Jumlah orang
  • Kebutuhan khusus (misal mau spot yang lebih tenang, atau rombongan keluarga)

Siapa saja yang dapat mengunjungi cafe Kedai Bukit Rhema?

Singkatnya, tempat ini cukup fleksibel untuk banyak tipe orang. Kamu bisa datang sebagai wisatawan, keluarga, rombongan kecil, sampai warga lokal yang ingin suasana ngopi yang lebih adem.

Kalau kamu membawa anak atau orang tua, yang paling membantu biasanya adalah tempat yang tidak sempit dan suasananya tidak terlalu “ngebut”. Kedai Bukit Rhema masuk di kategori ini.

FAQ – Pertanyaan Yang Sering Muncul

Cafe di Borobudur yang cocok untuk keluarga dan anak biasanya seperti apa?

Cari yang tempat duduknya lega, suasananya tidak terlalu bising, dan aksesnya mudah (parkir/masuk-keluar). Ini biasanya lebih nyaman untuk anak dan orang tua.

Kapan waktu terbaik ngafe di Borobudur supaya tidak terlalu ramai?

Umumnya lebih aman datang lebih pagi atau sebelum jam makan siang. Kalau weekend atau musim liburan, siapkan opsi kedua karena arus wisata bisa berubah cepat.

Apakah perlu reservasi kalau mau ke Kedai Bukit Rhema?

Kalau datang berdua biasanya fleksibel. Tapi untuk keluarga besar atau rombongan, reservasi membantu supaya kamu tidak banyak waktu terbuang untuk menunggu.

Bagaimana cara reservasi di Kedai Bukit Rhema?

Kamu bisa menghubungi WhatsApp 0857-2577-9520. Sertakan tanggal, jam datang, jumlah orang, dan kebutuhan tempat duduk jika ada.

Kalau mau ngafe dekat Candi Borobudur, lebih baik pilih lokasi yang mana?

Kalau kamu mengejar praktis, pilih cafe di jalur utama dekat arus wisata. Kalau kamu mengejar suasana dan view, pilih area perbukitan seperti Bukit Rhema. Kalau kamu ingin yang lebih hijau dan santai, pilih area desa wisata/persawahan.


Tips singkat memilih cafe di Borobudur sesuai kebutuhan kamu

  1. Kalau kamu cuma punya waktu sebentar, pilih cafe di jalur utama yang dekat rute kamu.
  2. Kalau kamu ingin suasana dan udara, arahkan ke area perbukitan seperti Bukit Rhema.
  3. Kalau kamu ingin yang lebih sepi dan hijau, cari cafe di area desa wisata/persawahan.
  4. Kalau kamu datang ramai-ramai, pertimbangkan reservasi supaya tidak membuang waktu menunggu.

Borobudur itu seru karena kamu bisa mengatur tempo sesuka hati. Ada yang suka padat dan banyak spot, ada juga yang suka pelan: jalan, ngopi, lalu lanjut lagi.

Kalau kamu sedang mencari cafe di Borobudur, mulai saja dari gaya liburan kamu. Mau yang praktis dekat jalur utama, mau yang hijau di desa wisata, atau mau yang tenang dan ber-view seperti Kedai Bukit Rhema.